PD Protes Bandara Lombok Ganti Nama, Menhub: DPRD-Gubernur Setuju

Ray Jordan - detikNews
Rabu, 12 Sep 2018 16:54 WIB
Foto: Lamhot Aritonang/detikcom
Jakarta - Partai Demokrat mengkritik pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) yang mengganti nama Lombok International Airport (LIA) menjadi Bandara Internasional TGKH Zainuddin Abdul Madjid. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan penggantian nama tersebut telah mendapat persetujuan oleh DPRD dan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Pergantian itu sudah mendapat persetujuan dari DPRD dan Gubernur. Sudah," kata Budi kepada detikcom, Rabu (12/9/2018).

Selain itu, Budi mengatakan, pertimbangan pergantian nama itu sebagai bentuk apresiasi atas jasa pahlawan nasional yang merupakan tokoh NTB.

"Dan itu kan tokoh nasional, pahlawan nasional satu-satunya dari NTB," kata Budi.


Budi mengatakan surat pergantian nama bandara itu telah dikeluarkan pada 5 September 2018. Budi menjelaskan saat ini pihaknya tengah melakukan sosialisasi terkait pergantian nama bandara tersebut.

"SK sudah keluar. Sekarang peresmiannya sedang dilakukan sosialisasi," kata Budi kepada detikcom, Rabu (12/9/2018).

Terkait dengan tudingan ada upaya sengaja untuk mengganti prasasti bertanda tangan SBY, Budi membantahnya. Dia menegaskan memang tidak bisa dimungkiri jasa SBY banyak atas berdirinya bandara tersebut.

"Saya pikir begini, kita berusaha untuk saling menghormati. Karena jasa Pak SBY pasti banyak juga atas bandara itu," katanya.


Wasekjen Partai Demokrat (PD) Andi Arief menduga ada modus terselubung dari pengubahan nama Bandara Lombok. Prasasti bertanda tangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di bandara tersebut diduga sengaja ingin diganti.

Andi pun menyinggung Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang disebutnya ingin mengganti prasasti SBY di Bandara Lombok. Dia menampilkan video saat SBY meresmikan bandara tersebut pada 2011 saat masih menjabat presiden.

"Pak Jokowi, apakah anda tidak punya rasa malu mau mengganti prasasti Bandara Lombok dengan prasasti baru bertandatangan anda? Ini Video SBY meresmikan membangun dan meresmikan Bandara Lombok," kata Andi di Twitter, Rabu (12/9/2018).

(jor/tor)