Budi menunaikan ibadah salat maghrib di Masjid Al I'tishom, Cipete, Jakarta Selatan, Selasa (11/9/2018), usai menunaikan salat, Budi memberikan ceramah singkat kepada para jemaah di Masjid tersebut. Dia mengingatkan kepada masyarakat pentingnya menjaga diri saat berkendara.
"Kecelakaan lalu lintas, adalah penyebab kematian setelah penyakit stroke. Padahal kecelakaan lalu lintas bisa dikendalikan dan dimanage. Caranya sederhana sekali, makanya saya share di sini, agar bisa disampaikan ke teman-teman dan anak-anaknya," kata Budi saat mengisi syiar di Masjid Al I'tishom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menjelaskan, ada tiga hal mendasar yang harus diperhatikan saat berkendara, salah satunya mengurangi kecepatan saat berkendara. Dia menyebut dengan mengurangi angka kecepatan Kemudian kelengkapan saat berkendara juga dilihat seperti pemakaian helm.
"Hanya tiga hal mendasar, yang harus dipegang teguh saat berkendara. Yang pertama, kurangi kecepatan. Dengan kita mengendalikan kecepatan kendaraan secara sadar hal itu dapat menimbulkan angka keselamatan sebesar 30 persen. Lalu yang kedua, jika berkendara roda dua jangan lupa memakai helm," ucap dia.
Terakhir, mantan Direktur Angkasa Pura II itu mengingatkan agar masyarakat fokus sata berkendara. dia juga mengimbau agar masyrakat tidak menggunakan alat komunikasi ketika berkendara baik mengendarai motor ataupun mobil.
"Kemudian yang ketiga, fokuslah dalam berkendara dengan tidak menggunakan alat komunikasi, karena hal itu sangat membahayakan bukan hanya bagi diri sendiri melainkan pengendara lain. Semoga apa yang saya sampaikan ini barmanfaat bagi kita semuanya," tutupnya.
(zap/nvl)










































