"Pak Wahidin Halim sudah kami konfirmasi beliau menyangkal dan tidak pernah dihubungi oleh tim pemenangan untuk memasukkan namanya sama sekali," kata Kadiv Advokasi Hukum Ferdinand Hutahean di kediaman SBY, Jalan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (9/9/2018).
"Jadi kami berpegang di situ Pak WH menyatakan dan menyangkal itu, dia menyatakan saya tidak pernah dihubungi nama saya dimasukan itu yang kami pegang sampai sekarang," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sepertinya begitu (diklaim), termasuk Pakde Karwo, termasuk Demiz, semua kayaknya diklaim ya. Jadi mungkin sembarang partai di sana itu tidak punya kader yang mumpuni seperti Demokrat sehingga mereka harus menarik menarik dan membajak kader partai Demokrat," jelas Ferdinand.
"Memang Demokrat ini luar biasa kader kadernya, mereka tidak punya kader sehebat partai Demokrat, orang saya sendiri saja bikin pusing mereka semua kok," imbuhnya.
Baca juga: Demokrat Izinkan Kader Papua Dukung Jokowi |
Sebelumnya Ketua Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf wilayah Banten Asep Rakhmatullah mengumumkan Gubernur Banten Wahidin Halim sebagai penasihat tim kampanye Jokowi-Ma'ruf.
"Gubernur sebagai penasihat tim. Personalnya, bukan jabatannya. Kita mintakan sebagai tim penasihat untuk Jokowi-Maruf," kata Asep di Kota Serang, Banten, Jumat (7/9).
"Pak Wahidin secara pribadi sudah menyampaikan. Bukan dari partainya, tapi dari pribadinya beliau siap memberikan dukungan. Saya tidak mencantumkan nama beliau kalau tidak komunikasi dengan saya," bebernya.
Simak Juga 'Deklarasi Dukung Jokowi, AKGI akan Bentuk Duta Pancasila':
(rna/tor)











































