DetikNews
Minggu 09 September 2018, 09:33 WIB

Soal Oknum Kembalikan Rp 700 Juta ke KPK, Ini Kata Golkar

Indra Komara - detikNews
Soal Oknum Kembalikan Rp 700 Juta ke KPK, Ini Kata Golkar Foto: dok. DPR
Jakarta - Partai Golkar menanggapi nyanyian tersangka kasus dugaan suap PLTU Riau-1 Eni Saragih yang menyebut panitia Munaslub Golkar mengembalikan Rp 700 juta ke KPK. Golkar mamntau proses hukum yang sedang berjalan di KPK.

"Mari kita hormati proses hukum yang sekarang sedang berjalan. Kami menghormati KPK yang sedang menyelidiki kasus ini," kata Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily saat dihubungi detikcom, Sabtu (8/9/2018).

Ace menegaskan, kasus suap PLTU Riau 1 tidak ada kaitannya dengan kebijakan Partai Golkar. Dia meminta untuk membedakan urusan institusi dan tanggung jawab pribadi.

Sementara itu, soal dugaan duit yang lari ke Munaslub Golkar seperti disebut Eni Saragih, Ace mengaku tidak mengetahui asal sumber aliran dananya. Seandainya tahu uang tersebut berasal dari tindakan hukum, partai belogo pohon beringin itu pasti tak akan menerimanya.

"Dugaan aliran dana yang berasal dari Saudari Eni yang diduga digunakan untuk Munaslub, bisa jadi disebabkan karena ketidaktahuan sumbernya berasal dari mana. Andai tahu bahwa dana tersebut berasal dari tindakan melanggar hukum, tentu pasti tidak akan diterima. Tidak mungkin Partai Golkar menggunakan sumber dana yang berasal dari hasil tindakan yang tidak terpuji," jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pakar Golkar Agung Laksono menepis dugaan uang Rp 700 juta itu dipakai untuk kegiatan Munaslub. Agung sudah mengecek kabar tersebut kepada Ketum Golkar Airlangga Hartarto.

"Saya sudah cek itu ke ketum, bendahara, tidak ada kecuali ke oknum mungkin ada. Oknum itu mungkin saja panitia munaslub karena itu Pak Idrus Marham menyampaikan statement supaya kembalikanlah," katanya, Sabtu (8/9).
(idn/gbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed