DetikNews
Kamis 06 September 2018, 17:18 WIB

Ternyata Ini Isi Brankas Walkot Blitar

Haris Fadhil - detikNews
Ternyata Ini Isi Brankas Walkot Blitar Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - KPK harus meminta bantuan tukang kunci untuk membongkar brankas Wali Kota Blitar nonaktif Samanhudi Anwar. Ternyata isi brankas hanya dokumen yang disebut KPK tidak terkait dengan perkara.

"Isi brankas tersebut dokumen yang kami pandang belum ada kaitan dengan perkara yang sedang ditangani. Karena dokumen tersebut tidak ada kaitan dengan kasus tentu tidak disita," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat diminta konfirmasi, Kamis (6/9/2018).

Brankas Wali Kota Blitar nonaktif itu dibuka saat tim KPK melakukan penggeledahan pada Selasa (4/9). Brankas ini sebelumnya sudah disegel tim KPK.

"Untuk membuka itulah dibutuhkan bantuan terkait kuncinya," kata Febri.



Sementara itu Plt Wali Kota Blitar Santoso menyebutkan rincian isi brankas itu. "Ya kemarin itu akhirnya KPK minta bantuan tukang kunci. Tapi isinya hanya photocopy KK (Kartu Keluarga), photocopy ijazah Mas Henry, sama copy resep dokter saja. Nggak ada yang lainnya," kata Santoso.

KPK menetapkan Samanhudi Anwar sebagai tersangka suap pengadaan barang dan jasa di Pemkot Blitar. Kasus dugaan suap ini terkait dengan ijon proyek pembangunan sekolah lanjutan pertama.



(fdn/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed