TNI Jamin Penyelidikan Internal Soal Aktivis KontraS Disiram Air Keras Transparan

TNI Jamin Penyelidikan Internal Soal Aktivis KontraS Disiram Air Keras Transparan

Kurniawan Fadilah - detikNews
Selasa, 17 Mar 2026 23:19 WIB
Tangkapan layar CCTV diduga pelaku penyiraman air keras ke aktivis KontraS di Jakarta Pusat, yang terjadi pada Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 23.37 WIB.
Foto: dok. Istimewa
Jakarta -

Mabes TNI menyampaikan tengah melakukan penyelidikan internal terkait kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS, Andrie Yunus. TNI pun memastikan penyelidikan internal ini akan dilakukan secara transparan.

"Jadi semenjak adanya kejadian ini, kita TNI segera merespons dengan melakukan penyelidikan secara internal terhadap adanya opini yang berkembang di masyarakat. Karena tentunya sekali lagi, TNI bekerja secara profesional dan transparan. Kita akan nanti lihat hasil daripada penyelidikan internal yang kita lakukan," ungkap Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah kepada wartawan di Balai Puspen TNI, Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aulia juga menyampaikan alasan TNI melakukan penyelidikan internal terhadap kasus ini. Dia menyebut penyelidikan internal ini dilakukan untuk menjawab opini masyarakat terkait dugaan keterlibatan prajurit TNI dalam perkara tersebut.

"Jadi kita (melakukan penyelidikan internal) karena merespons tadi yang berkembang di masyarakat itu," kata Aulia.

ADVERTISEMENT

Aulia mengatakan berkembangnya isu di masyarakat terkait dugaan adanya keterlibatan prajurit membuat TNI langsung bergerak melakukan penyelidikan internal. TNI, kata Aulia, tidak ingin opini yang berkembang di masyarakat semakin meluas tanpa adanya kejelasan.

"Tentunya dengan adanya yang berkembang di masyarakat, kita akan menyelidiki tentang dugaan yang prajurit TNI. Sehingga harapannya ketika nanti ini akan kita lihat perkembangannya dan akan kita sampaikan kepada kawan-kawan wartawan. Karena tentunya kita tidak ingin opini yang berkembang ini menjadi opini yang berkembang di masyarakat. Harapannya ini akan kita sampaikan kemudian," ujar Aulia.

Dia juga menjelaskan, penyelidikan internal oleh Mabes TNI dilakukan dengan melibatkan berbagai satuan. Dia mengatakan, TNI juga tidak akan gegabah dalam melakukan penyelidikan dengan melibatkan unsur-unsur di bidang penegakan hukum dalam internal TNI.

"Dan ini sekali lagi, dilakukan oleh aparat yang terkait yang ada di TNI. Karena ini tentunya akan melibatkan beberapa satuan. Karena kita ketahui, dengan adanya penyelidikan internal nanti yang kita lakukan, itu akan kita lihat nanti bagaimana hasilnya terkait dengan opini yang berkembang di masyarakat itu," tutur Aulia.

"Kita lakukannya secara profesional, artinya dengan metode yang kita punya dari TNI. Sehingga ini kita akan lakukan secara profesional, tidak gegabah. Ya artinya metode-metode yang ada di lingkungan kami di TNI, aparat penegak hukum sekarang sedang bekerja. Jadi sekali lagi mohon bersabar ya," ucapnya.

(kuf/idn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini