Mantan Dirjen Dikdasmen akan Diperiksa

Mantan Dirjen Dikdasmen akan Diperiksa

- detikNews
Rabu, 10 Agu 2005 20:50 WIB
Jakarta - Penyidik Mabes Polri akan kembali memeriksa mantan Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Indra Djati Sidi. Pemeriksaan ini berkaitan dengan kasus block grant buku SD yang merugikan negara sebesar Rp 154 Miliar."Ya akan didengar keterangannya. Tapi penyidik yang tahu agenda pemeriksaan terhadap yang bersangkutan," kata Direktur III Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Mabes Polri Brigjen Pol Indarto di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (10/8/2005).Untuk kasus ini, penyidik saat ini sedang mendalami keterangan dari Dinas Pendidikan Dasar dan Menengah di semua propinsi di Indonesia. Penyidik menemukan adanya dana block grant yang mengalir ke seluruh kantor dinas di setiap propinsi. "Menurut hasil pemeriksaan terhadap beberapa daerah ditemukan indikasi tersebut," tambah Indarto.Namun Indarto menolak menyebutkan daerah mana saja yang sudah memberikan keterangan seputar kasus block grant ini.Sementara kasus serupa lain yang melanda Departemen Pendidikan Nasional yakni kasus pengadaan buku Matematika SD yang sempat mencuat tahun 2002 lalu juga akan meminta keterangan dari Indra Djati Sidi. "Yang bersangkutan sudah pernah diminta keterangannya beberapa hari lalu sebagai saksi," kata Pejabat Harian Kepala Bidang Penerangan Umum Humas Mabes Polri Kombes Pol Saud Usman Nasution kepada wartawan.Saud menegaskan untuk kasus yang merugikan negara sebesar Rp 150 miliar ini, Badan Reserse Kriminal Mabes Polri sudah mengirim surat kepada pimpinan proyek dari kantor dinas Pendidikan Dasar dan Menengah di setiap propinsi. "Supaya masalahnya menjadi jelas," tambah Saud.Menurut Saud, sampai hari ini pemeriksaan yang dilakukan penyidik Mabes Polri masih berkisar pada Indra Djati Sidi. Lebih jelasnya untuk kasus ini, Saud menambahkan berada pada tingkatan lapangan. "Kasus ini tidak bisa cepat karena tidak tersentral di sini (Mabes Polri) tapi tersebar di daerah.Ini lebih sulit karena harus konfirmasi ke daerah masing-masing," tegas Saud. (mar/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini