PAN Minta Roy Suryo Jelaskan soal 3.226 Barang yang Ditagih Negara

PAN Minta Roy Suryo Jelaskan soal 3.226 Barang yang Ditagih Negara

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Selasa, 04 Sep 2018 21:12 WIB
PAN Minta Roy Suryo Jelaskan soal 3.226 Barang yang Ditagih Negara
Roy Suryo (Usman Hadi/detikcom)
Jakarta - Wasekjen PAN Saleh Daulay Partaonan menanggapi Roy Suryo yang disurati Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk segera mengembalikan aset negara yang digunakan semasa menjadi Menpora. Saleh meminta Roy mengklarifikasi kebenaran hal itu.

"Saya kira perlu diklarifikasi dulu soal benar-tidaknya barang itu ada di tangan Roy Suryo. Pasalnya, jumlah item-nya 3.226. Itu jumlah yang cukup banyak," ujar Saleh kepada detikcom, Selasa (4/9/2018).

Saleh mempertanyakan di mana Roy menyimpan barang-barang milik negara itu. Pasalnya, jumlah yang dibawa Roy hingga ribuan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



"Apa saja barangnya? Kalau sebanyak itu, rasanya perlu gudang. Tapi kan apa betul ini? Silakan ditanya pada Pak Roy Suryo," katanya.

Namun, jika memang Roy masih menyimpan barang-barang tersebut, Saleh berharap segera dikembalikan. Sebab, bagaimanapun 3.226 item tersebut bukan haknya.

"Jika betul bahwa barang itu ada di tangan Roy Suryo, diharapkan agar segera dikembalikan ke negara. Sebaliknya, jika tidak benar, sebaiknya nama baik Roy Suryo harus dijaga," ujarnya.

Sebelumnya, dalam surat tertanggal 1 Mei, Kemenpora meminta Roy Suryo mengembalikan barang milik negara. Surat bernomor 5-2-3/SET.BIII/V/2018 itu diteken Sekretaris Kemenpora Gatot S Dewa Broto. Dalam surat, Kemenpora menjelaskan alasan permintaan agar Roy Suryo mengembalikan barang setelah tak menjabat Menpora.

Dari hasil pemeriksaan BPK di Kemenpora, diketahui adanya barang milik negara (BMN) milik Kemenpora yang dianggap belum dikembalikan sebanyak 3.226 unit.

Hingga saat ini belum ada keterangan dari Roy Suryo. detikcom sudah mencoba menghubungi lewat telepon dan pesan WhatsApp tapi tidak ada respons.

Namun Roy Suryo pernah merespons soal pengembalian barang ini saat isu tersebut berembus pada 2014 dan 2016.

"Nggak ada itu, itu isu. Buat apa itu saya bawa," kata Roy, yang tertawa terbahak mendengar isu miring itu saat dimintai konfirmasi, Kamis (30/10/2014). (mae/rvk)


Berita Terkait