Kebakaran Tj Duren
Anneke pun Batal Ospek di Untar
Rabu, 10 Agu 2005 14:06 WIB
Jakarta - Anneke (18) jauh-jauh datang dari Palembang ke Jakarta khusus untuk kuliah di Jurusan Manajemen Universitas Tarumanegara (Untar) di Slipi. Tapi nasib bicara lain. Kobaran api merenggut perjalanan hidupnya seketika.Anneke adalah salah satu dari sembilan korban tewas kebakaran hebat di rumah mewah Toni Wijaya di Jl Hadiah Ujung, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Rabu (10/7/2005) subuh. Anneke saat ini tengah mengikuti Orientasi dan Pengenalan Kampus (Ospek) di kampusnya.Di rumah itu, turut tinggal kedua orangtuanya yaitu Akiat alias Anton dan Ellen. Rumah yang mereka tumpangi adalah milik kakak Akiat yaitu Toni Wijaya. Toni adalah seorang pengusaha penyewaan kapal tongkang.Rencananya, keluarga Akiat nantinya menetap di rumah berlantai dua itu, sekaligus mendampingi anaknya yang mulai masuk kuliah. Toni akan menyerahkan rumah itu pada adiknya. Sedangkan dia akan tinggal di rumahnya yang baru di kawasan Kedoya, Jakarta Barat.Ketika kebakaran terjadi, total jenderal rumah berpagar tinggi itu dihuni 9 orang. Mereka adalah Toni Wijaya alias Amao (40), istri Toni bernama Marliance alias Cencen dan dua anak pasangan ini yaitu Kevin (6) dan Eben (5).Tinggal juga adik Cencen bernama Pingping. Selanjutnya adik Toni Wijaya yaitu Akiat dan istrinya, Ellen, serta dua anak gadis mereka Anneke (18) dan Stefani. . Kebakaran ini terjadi diduga dari ledakan kompor gas di lantai satu.
(nrl/)











































