DetikNews
Sabtu 01 September 2018, 05:18 WIB

Piton 5 Meter Ditemukan Warga Gegara Drainase Mampet

Aditya Mardiastuti - detikNews
Piton 5 Meter Ditemukan Warga Gegara Drainase Mampet Penangkapan piton yang bikin mampet drainase (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta - Seekor ular piton berukuran besar bikin geger warga Procot, Tegal, Jawa Tengah. Ular itu diketahui menyumbat saluran drainase yang mengalir ke Kali Gung.

"Ular sanca ditemukan di drainase pembuangan air menuju sungai. Itu saluran drainase ke sungai itu mampet, tersumbat dibongkar warga di dalamnya ada ular sepanjang 5 meter berat sekitar 40 kg," ujar Kapolres Tegal AKBP Dwi Agus Prianto ketika dimintai konfirmasi, Jumat (31/8/2018).

Dwi menambahkan ular itu ditemukan sore sekitar pukul 16.00 WIB. Sebelum penemuan ini, tiga bulan yang lalu warga juga pernah menemukan ular piton di lokasi yang berdekatan. Kala itu warga menemukan dua ular, namun satu berhasil lolos.

"Peristiwanya tadi sore pukul 16.00 WIB. Itu ularnya 3 bulan yang lalu ditangkap satu, tapi waktu itu karena masyarakat panik mati waktu itu. Dulu ketahuan 2, satu ini nggak ketemu baru ketemu sekarang ini," tuturnya.


Belasan orang turun tangan menangkap ular tersebut. Petugas dibantu warga bahu-membahu memindahkan pitonitu dari drainase.

"Nangkap ular itu masyarakat sekitiar 10 orang, sama anggota polisi ada 4-5 ke TKP. Sempat jadi tontonan warga juga," terangnya.

Dwi menambahkan untuk mengevakuasi ular itu, petugas dan warga harus membongkar drainase tersebut. Usai dievakuasi ular itu kemudian dibawa oleh warga pemilik kolam renang umum di lokasi tersebut.

"Ular itu diminta sama Pak Bambang, pemilik kolam renang, katanya mau dipelihara. Kebetulan yang beli punya kolam renang untuk menarik pengunjung," ujar Dwi.

Piton itu kini dirawat di kandangPiton itu kini dirawat di kandang (Foto: dok. Istimewa)


Dwi menambahkan meski berada di dekat permukiman warga, belum ada laporan soal ternak yang hilang atau warga yang diserang. Dia menyebut saat ini pemeliharaan ular tersebut telah dikoordinasikan dengan pihak BKSDA terkait.

"Untuk ular tersebut, tidak ada warga yang dilukai ataupun digigit, murni diburu oleh masyarakat karena keberadaannya mengkhawatirkan dan meresahkan masyarakat warga sekitar. Dengan tertangkapnya ular ini masyarakat merasa lega dan penanganan tindak lanjut penangkapan ular pitontersebut akan dikoordinasikan dan dilaporkan kepada dinas BKSDA terkait," pungkasnya.

Sebelumnya, warga Bambang Darmawan mengaku kerap melihat ular tersebut di bantaran Kali Gung. Dia menduga ular ini merupakan ular yang sama yang lolos saat akan ditangkap di kubangan air buangan.

"Ada dua ekor. Sepasang jantan dan betina. Saat itu ular jantan langsung berhasil ditangkap dan betinanya lolos," ujar Bambang Darmawan, Jumat (31/8) petang.


(ams/zap)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed