detikNews
Jumat 31 Agustus 2018, 18:38 WIB

Sejak Awal, Gerindra Yakin M Taufik Lolos Jadi Caleg

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Sejak Awal, Gerindra Yakin M Taufik Lolos Jadi Caleg M Taufik (Eva Safitri/detikcom)
Jakarta - Bawaslu DKI memutuskan M Taufik bisa mencalonkan diri sebagai anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2019. Gerindra, partai yang menaungi Taufik, sedari awal yakin Wakil Ketua DPRD DKI itu akan lolos kembali sebagai caleg.

"Ya memang dari awal kita yakin hal itu karena kami tahu persis apa yang terjadi sesungguhnya," ujar Ketua DPP Partai Gerindra Sodik Mujahid kepada detikcom, Jumat (31/8/2018).

Bukan tanpa sebab keyakinan tersebut. Sodik mengatakan sejak awal aturan PKPU terkait larangan eks koruptor nyaleg itu memang bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.


Sodik juga mengatakan, dengan diloloskannya Taufik menjadi caleg, selesai sudah persoalan larangan eks koruptor nyaleg yang mengganjal partainya.

"Dengan beresnya masalah soal ini, sudah beres, maka mari kita semua fokus kepada pilpres yang masa kampanyenya akan mulai September," katanya.

Seperti diketahui, ada 3 mantan narapidana korupsi yang diloloskan Panwaslu atau Bawaslu menjadi bakal caleg DPRD dan bakal calon anggota DPD, yaitu dari Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Utara, dan Aceh. Kemudian, jumlah itu bertambah 2 dari Parepare dan Rembang. Kelima mantan narapidana korupsi ini lolos karena keputusan Bawaslu yang menyatakan pendaftarannya memenuhi syarat.


Terakhir, M Taufik, yang merupakan Ketua DPD Gerindra DKI, juga diloloskan untuk nyaleg atas keputusan Bawaslu. Keputusan-keputusan Bawaslu itu pun menjadi kontroversi.

Sebelumnya, Formappi mempertanyakan sikap Bawaslu mengabaikan PKPU, meski keputusannya mengacu pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Menko Polhukam Wiranto pun mengatakan akan memanggil Bawaslu RI untuk meminta penjelasan.

"Dilihat dululah. Nanti dengan lembaga terkait saya panggil atau undang untuk kita rapatkan bersama, semangatnya bersama," kata Wiranto di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (31/8).
(mae/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed