"Mari kita diskusikan agar kecurangan tidak terjadi. Saya mengusulkan saat perhitungan dipasang CCTV," kata Firman di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (30/8/2018).
Firman mengaku punya pengalaman buruk soal penghitungan suara. Karena itu, dia berharap ada kamera CCTV di tiap TPS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komisioner KPU Ilham Saputra menjawab usulan Firman. Menurut Ilham, usulan itu sulit diwujudkan.
"Anggarannya banyak sekali itu, kalau memang dalam hal perangkat CCTV. Anda bisa bayangkan, ada 803 ribu TPS dikali dua juta atau tiga juta per CCTV, bayangkan berapa banyak anggaran yang kita keluarkan," jelas Ilham.
Ketua Bawaslu Abhan kemudian memberikan solusi atas usulan itu. Abhan memberikan alternatif pengawas di tiap TPS untuk membantu merekam kejadian di lokasi dengan smartphone.
"Terkait CCTV itu terkait anggaran. Pengawas pemilu itu menjadi CCTV harus melakukan pengawasan," ujar Abhan. (tsa/jbr)










































