"Saat dewan reses banyak titipan itu, itu sering reses. Waktu reses anggota dewan banyak diminta bantuan warga. Minta dimasukkan dari proposal warga tadi," kata Wakil Ketua Fraksi Hanura DPRD DKI Syarifudin saat rapat Badan Anggaran di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (28/8/2018).
Syarifudin mengatakan permintaan warga banyak yang tidak dapat diakomodasi karena pencairan dana yang sulit. Dia meminta setiap dewan diberi dana gelondongan agar memudahkan anggota dewan merealisasikan permintaan warga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dialokasikan saja satu anggota, tapi harus berdasarkan permintaan warga," tuturnya.
Namun, Syarifudin meminta pencairan dana tidak bisa langsung dilakukan oleh anggota DPRD. Pencairan dana harus melalui dinas terkait berdasarkan proposal yang harus ditelusuri terlebih dahulu kebutuhannya.
"Jadi nanti dinas terkait bisa lihat langsung dulu, nggak sembarangan juga," tuturnya.
Syarifudin mengaku malu sebagai anggota dewan masih banyak aspirasi warganya yang belum terealisasi. Dia mengatakan banyak permintaan warga seperti pos RW dan mobil jenazah bagi warga yang harus segera diakomodir.
"Kita ingin agar direalisasikan agar tidak ada utang ke warga," ujarnya. (fdu/fdn)










































