detikNews
Senin 27 Agustus 2018, 17:03 WIB

Laporan Dari Mekah

PPIH Pantau Tindakan ke Sopir yang Sembrono Turunkan Jemaah Haji

Fajar Pratama - detikNews
PPIH Pantau Tindakan ke Sopir yang Sembrono Turunkan Jemaah Haji Kabid Transportasi PPIH Arab Saudi Subhan Cholid (Foto: Fajar Pratama/detikcom)
Mekah - Tindakan sopir bus yang menurunkan jemaah haji asal Indonesia di Mekah sudah dilaporkan ke Naqabah (asosiasi perusahaan bus). Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) memantau tindakan Naqabah untuk si pengemudi.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (24/8) di hari jemaah haji bergerak dari Mina menuju hotel yang ada di Mekah. Saat itu lalu lintas cukup padat karena banyaknya bus-bus yang membawa jemaah haji di rute yang sama.


"Ada beberapa bus yang menawarkan kepada jemaah untuk menetap di bus atau turun melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki yang masih jauh. Jaraknya mulai satu sampai 1,5 km. Tapi ada juga pengemudi yang langsung menurunkan penumpangnya. Ini yang kami protes," ujar Kabid Transportasi PPIH Arab Saudi Subhan Cholid di Syisyah, Mekah, Senin (27/8/2018).

Subhan mengatakan, nota protes dari PPIH ke Naqabah sudah dilayangkan. Protes itu berdasarkan kesepakatan antara PPIH dan Naqabah yang melarang sopir menurunkan secara paksa atau sembarangan jemaah haji.

"Kami sudah mengirimkan nota protes kepada pihak naqabah terkait kejadian tersebut. Kita menunggu tindakan dan langkah naqabah. Sesuai dengan aturan yang dibuat bahwa pengemudi harus mengantarkan penumpang hingga tujuan. Tentu itu yang menjadi pegangan bersama," tutur Subhan.


Ke depannya, lanjut Subhan, PPIH akan memperketat kontrak dengan Naqabah. Di dalamnya akan dimasukkan klausul yang lebih tegas mengenai larangan pengemudi menurunkan jemaah sembarangan atau secara paksa.

"Selain itu, kita juga akan memasifkan sosialisasi kepada jamaah bahwa memang pada tanggal 12 dan 13 Zulhijah kota Mekah sedang dalam kondisi yang padat. Sejak awal kita sudah sampaikan kondisi lalu lintas di sana begitu padat pada waktu tersebut, dan kita mencari solusi bersama-sama," pungkas Subhan.
(fjp/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed