Laporan dari Mekah

Ini Larangan dan Aturan Barang Bawaan Jemaah Haji

Fajar Pratama - detikNews
Minggu, 26 Agu 2018 17:56 WIB
Jemaah haji di Masjidil Haram, Mekah. (Foto: Fuad Fariz)
Mekah - Jemaah haji Indonesia kini tengah dalam posisi mengantre untuk kembali ke Tanah Air. Jemaah harus mengingat aturan dan larangan berkaitan dengan barang bawaan.

"Jemaah haji perlu menaati aturan mengenai barang bawaan," ujar Kepala Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daker Mekah, Endang Jumali di Syisyah, Mekah, Minggu (26/8/2018).


Ada sejumlah poin aturan mengenai barang bawaan. Aturan itu kemudian disosialisasikan dalam surat edaran Daker Mekah tanggal 14 Agustus 2018 bernomor 402/DK.MAK/8/2018.


Berikut poin-poin mengenai aturan dan larangan itu:

1. Tempat penimbangan dilakukan sesuai dengan penempatan hotel jemaah

2. Penimbangan bagasi akan dilakukan 48 jam sebelum takeoff pesawat.

3. Jemaah hanya diperbolehkan membawa tas paspor, tas tentengan (tas kabin) berat maksimal 7 Kg dan koper (bagasi) 32 Kg.

4. Perusahana penerbangan hanya akan mengangkut tas tentengan dan koper yang diberikan oleh penerbangan.

5. Dilarang memasukkan air zamzam dalam koper (bagasi) dan membawa parfum melebihi 100ml.

6. Dilarang membawa cairan melebihi 100 ml dalam tas tentengan kecuali obat-obatan.

7. Benda yang mengandung aeorosol, gas, magnet, senjata tajam dan mainan yang menggunakan baterai harap dilepas

8. Koper dilarang menggunakan pelindung jaring (tali tambang)



Tonton juga 'Riwayat Nabi Ibrahim di Balik Lempar Jumrah di Jamarat':

[Gambas:Video 20detik]

(fjp/dkp)