DetikNews
Kamis 23 Agustus 2018, 19:30 WIB

Meiliana Divonis 18 Bulan, F-PKB: Bukti Ancaman Intoleransi

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Meiliana Divonis 18 Bulan, F-PKB: Bukti Ancaman Intoleransi Terdakwa kasus penistaan agama, Meliana, mengikuti sidang dengan agenda pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara, Selasa (21/8). (Irsan Mulyadi/Antara Foto)
FOKUS BERITA: Protes Volume Azan Dibui
Jakarta - Fraksi PKB menyesalkan vonis penjara 18 bulan terhadap warga Tanjung Balai, Sumatera Utara, Meiliana. Meiliana dihukum karena memprotes volume suara azan.

Ketua Fraksi PKB Jazilul Fawaid mengatakan perjalanan penanganan kasus itu menjadi bukti masih rentannya intoleransi di Indonesia. Dia berharap kasus ini menjadi pembelajaran.

"Ini bukti masih rentannya ancaman intoleransi di sebagian masyarakat kita," ujar Jazilul kepada detikcom, Kamis (23/8/2018).



Jazilul mengatakan permasalahan ini seharusnya bisa selesai di jalur mediasi. Dia berharap masyarakat lebih mengedepankan musyawarah kekeluargaan.

"Mestinya perkara ini bisa diselesaikan dengan jalur mediasi dan musyawarah kekeluargaan, tanpa masuk jalur hukum," katanya.

Meiliana dianggap menistakan agama Islam karena memprotes volume suara azan yang menurutnya terlalu keras. Atas putusan hakim, pihak Meiliana mengajukan banding.
(mae/fdn)
FOKUS BERITA: Protes Volume Azan Dibui
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed