DetikNews
Rabu 22 Agustus 2018, 09:50 WIB

Tepis LSI Denny JA, Timses Jokowi: Negeri Ini Bukan Hanya Ahok

Danu Damarjati - detikNews
Tepis LSI Denny JA, Timses Jokowi: Negeri Ini Bukan Hanya Ahok Foto ilustrasi: Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (ANTARA Foto)
Jakarta - Peneliti LSI Denny JA menilai Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai sosok yang mampu meyakinkan pemilih nonmuslim untuk memilih Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Namun tim kampanye Jokowi-Ma'ruf menilai bukan cuma Ahok seorang yang mampu menentukan kemenangan di Pilpres.

"Negeri ini bukan hanya Ahok. Negeri ini banyak memiliki tokoh-tokoh dengan integritas yang tinggi, dan tentu kami akan merangkul, mengajak diskusi, dialog untuk mendukung kemenangan Jokowi-Ma'ruf," kata Direktur Relawan di Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Maman Imanulhaq, kepada detikcom, Rabu (22/8/2018).



Karena bukan hanya Ahok yang mampu membantu kemenangan, maka semua pihak dirangkul tim kampanye. Bahkan pihak yang berseberangan dengan Ahok juga dirangkul, yakni kelompok yang mendukung Aksi 212, aksi yang dulu dikenal sebagai pendorong agar Ahok dihukum karena menista agama.

"Yang pasti ada beberapa teman yang terus berkomunikasi dengan beberapa kalangan, misal ada teman-teman yang melakukan komunikasi dengan kelompok 212, kelompok militer, tokoh kampus," kata Maman.



Sebelumnya, LSI Denny JA merilis survei yang menunjukkan tergerusnya elektabilitas capres Jokowi di kalangan nonmuslim dan milenial gara-gara Jokowi disandingkan dengan cawapres Ma'ruf Amin. Ahok-lah yang dinilai LSI Denny JA mampu meyakinkan pemilih nonmuslim supaya tak berpaling dari Jokowi.

Sebagaimana diketahui, Ma'ruf selaku Ketua Umum MUI pernah meneken pernyataan sikap bahwa Ahok melakukan penghinaan terhadap Alquran dan ulama. Namun menurut Maman, tak sulit untuk menjelaskan tentang Ma'ruf Amin ke masyarakat nonmuslim, bahwa Ma'ruf adalah ulama dari organisasi PBNU, ormas Islam moderat dan menjaga keutuhan NKRI.



"Kedua, fatwa MUI itu bukan hanya dari Ma'ruf Amin seorang, tapi itu pemikiran kolektif," kata Maman.

Selain berkarakter toleran, Ma'ruf juga punya kapasitas keilmuan dalam bidang ekonomi syariah yang diyakini bisa membawa Indonesia ke arah lebih baik. Kaum minoritas tak perlu resah.

"Jaminannya, Ma'ruf Amin akan berkomitmen menjaga kebhinekaan NKRI dan Pancasila, di mana di dalamnya hak-hak minoritas akan terjaga," kata Maman.

Sebelumnya diberitakan, peneliti LSI Denny JA Adjie Alfaraby mengatakan Ahok merupakan sosok tepat untuk meyakinkan pemilih nonmuslim tetap mencoblos pasangan Jokowi-Ma'ruf. Ahok memang tokoh nonmuslim yang dekat dengan Jokowi.



"Ketika Pak Ahok kemudian masuk menjadi salah satu tim Pak Jokowi, akan menambah atau meyakinkan pemilih nonmuslim untuk tetap atau tidak meninggalkan Pak Jokowi. Artinya, tetap memilih pasangan Jokowi-Ma'ruf," kata Adjie di kantornya seusai paparan survei, Jl Pramuka, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (21/8) kemarin.

Meski demikian, Adjie mengingatkan kubu Jokowi-Ma'ruf tak sembarang memasukkan Ahok sebagai bagian dari tim sukses. Jika Ahok tiba-tiba jadi bagian tim kampanye Jokowi, Adjie menyebut ada kemungkinan pemilih muslim Jokowi kabur. Ahok merupakan terpidana kasus penistaan agama Islam.

"Mungkin strateginya agak tertutup. Ahok masuk hanya untuk mengonsolidasikan pemilih nonmuslim yang saat ini terkejut Ma'ruf cawapres Pak Jokowi," pungkas Adjie.


Simak Juga 'LSI Denny JA: Ahok Bisa Mengatrol Dukungan untuk Jokowi':

[Gambas:Video 20detik]


(dnu/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed