DetikNews
Rabu 22 Agustus 2018, 05:35 WIB

Adu Kuat Jokowi-Ma'ruf vs Prabowo-Sandiaga di Survei LSI

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Adu Kuat Jokowi-Maruf vs Prabowo-Sandiaga di Survei LSI Foto: Ilustrasi Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi (Dok detik)
Jakarta - Jelang laga Pilpres 2019, Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengukur elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Begini adu kuat dua pasangan.

Survei digelar pada 12-19 Agustus 2018 menggunakan metode multistage random sampling. Wawancara dilakukan secara tatap muka ke 1.200 responden, dengan dilengkapi focus group discussion dan wawancara mendalam.

Elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul dengan 52,2%, sementara Prabowo-Sandiaga 29,5%. Meski demikian, yang perlu dicermati adalah masih tingginya pemilih yang belum memutuskan pilihan, yaitu sebesar 18,3 persen.

"Pasangan Jokowi-Ma'ruf mencapai the magic number, di atas 50%, hampir sama dengan perolehan Jokowi di Pilpres 2014," kata Adjie di kantor LSI, Jl Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (21/8/2018).


Dalam survei kali ini, LSI Denny JA menyoroti enam kantong suara yakni pemilih muslim, pemilih non-muslim, pemilih wong cilik (masyarakat berpendapatan di bawah Rp 2 juta/bulan), pemilih emak-emak, pemilih terpelajar, dan pemilih milenial.

Hasilnya Jokowi-Ma'ruf menang di lima kantong, termasuk emak-emak, dan hanya kalah di kantong suara kaum terpelajar. Sementara Prabowo-Sandiaga unggul di kalangan terpelajar.

"Jokowi unggul di kalangan perempuan. Ini coba diambil Prabowo-Sandi, tetapi pengaruhnya belum signifikan. Keunggulan sampai dua digit," ujar Adjie.

"Kaum terpelajar ini minimal pendidikan S1. Prabowo-Sandi unggul," imbuhnya.


Jika dilihat dari elektabilitas pasangan cawapres, Sandiaga dinilai mampu mendongkrak tingkat keterpilihan Prabowo. Secara personal elektabilitas Prabowo mencapai angka 28,8%, lalu jika bersanding dengan Sandiaga elektabilitasnya naik menjadi 29,5%.

Dari analisis, Sandiaga berhasil mengerek suara di tiga kantong suara yaitu pemilih emak-emak, pemilih pemula, dan pemilih kaum terpelajar (minimal pendidikan S1). Berbeda dengan Ma'ruf Amin yang malah dinilai menggerus elektabilitas Jokowi di empat kantong suara yakni, pemilih muslim, pemilih non-muslim, pemilih terpelajar (minimal pendidikan S1) dan pemilih milenial.


Meski demikian, secara personal tingkat keterpilihan Ma'ruf Amin masih lebih unggul dibandingkan Sandiaga Uno. Dari data yang dipaparkan, Ma'ruf amin mencapai 43,7% sementara Sandiaga Uno di angka 30,7%, dan belum memutuskan 23,3%.

Adjie menyebut sebelum pendaftaran pilpres, elektabilitas Sandi dan Ma'ruf berkisar di bawah 5%. Dari hasil analisis tim LSI Denny JA, ada dua kemungkinan elektabilitas Ma'ruf dan Sandi bisa naik sebegitu cepat.

"Kenapa tinggi? Jawaban yang kita menduga bisa dirasionalkan secara teori historis, memang efek ikutan capres. Kedua, cawapres dapat asosiasi capres sehingga naik secara nasional," jelas dia.

Berikut ini hasil survei elektabilitas LSI Denny JA:

Jokowi-Ma'ruf 52,2%
Prabowo-Sandi 29,5 %
Rahasia/belum memutuskan 18,3%

Berikut ini hasil survei LSI Denny JA di enam kantong suara.

1. Pemilih muslim
Jokowi-Ma'ruf: 52,7%
Prabowo-Sandi: 27,9%
Belum menentukan: 19,4%

2. Pemilih minoritas
Jokowi-Ma'ruf: 47,5%
Prabowo-Sandi: 43,6%
Belum menentukan: 8,9%

3. Wong cilik
Jokowi-Ma'ruf: 54,7%
Prabowo-Sandi: 25,2%
Belum menentukan: 20,1%

4. Emak-emak
Jokowi-Ma'ruf: 50,2%
Prabowo-Sandi: 30,0%
Belum menentukan: 19,8%

5. Kaum terpelajar
Jokowi-Ma'ruf: 40,4%
Prabowo-Sandi: 44,5%
Belum menentukan: 15,1%

6. Milenial
Jokowi-Ma'ruf: 50,8%
Prabowo-Sandi: 31,8%
Belum menentukan: 17,4%


LSI Denny JA lalu membandingkan tingkat keterpilihan Ma'ruf versus Sandi di 15 kategori pemilih. Berikut ini datanya:

1. Muslim
Ma'ruf: 44,7%
Sandiaga: 30,0%
Belum menentukan: 25,3%

2. Nonmuslim
Ma'ruf: 34,7%
Sandiaga: 36,6%
Belum menentukan: 28,7%

3. Wong cilik (pendapatan di bawah Rp 2 juta/bulan)
Ma'ruf: 45,0%
Sandiaga: 25,1%
Belum menentukan: 29,9%

4. Pemilih pendapatan kelas menengah
Ma'ruf: 46,4 %
Sandiaga: 34,2%
Belum menentukan: 19,4%

5. Pemilih pendapatan kelas atas
Ma'ruf: 37,0 %
Sandiaga: 42,9%
Belum menentukan: 20,1%


6. Pemilih lulusan SD
Ma'ruf: 45,9%
Sandiaga: 18,5%
Belum menentukan: 35,6%

7. Pemilih lulusan SMP-SMA
Ma'ruf: 42,6%
Sandiaga: 37,5%
Belum menentukan: 19,9%

8. Pemilih terpelajar (minimal S1)
Ma'ruf: 40,0%
Sandiaga: 47,3%
Belum menentukan: 12,7%

9. Pemilih pemula
Ma'ruf: 18,4%
Sandiaga: 50,0%
Belum menentukan: 31,6%

10. Pemilih milenial (20-39 tahun)
Ma'ruf: 44,0%
Sandiaga: 34,0%
Belum menentukan: 22,0%

11. Generasi 'X'
Ma'ruf: 45,0%
Sandiaga: 27,1%
Belum menentukan: 27,9%

12. Laki-laki
Ma'ruf: 47,2%
Sandiaga: 22,0%
Belum menentukan: 30,8%

13. Perempuan
Ma'ruf: 40,2%
Sandiaga: 39,4%
Belum menentukan: 20,4%


(ams/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed