DetikNews
Selasa 21 Agustus 2018, 14:04 WIB

Karhutla di Kalbar Meluas, 4 Daerah Terdampak

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Karhutla di Kalbar Meluas, 4 Daerah Terdampak Foto: Pentak Lanud Supadio
Jakarta - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar) meluas. Total ada empat kota dan kabupaten yang terdampak kejadian tersebut.

"Data dihimpun menyebutkan di Kabupaten Ketapang 168 hektare lahan terbakar, yang berhasil dipadamkan 24 hektare. Di Kota Pontianak 94 hektare terbakar, yang berhasil dipadamkan 88 hektare. Kota Singkawang 2.732 hektare terbakar, yang berhasil dipadamkan 107 hektare dan Kabupaten Sintang 56 hektare terbakar, yang berhasil dipadamkan 22 hektare," kata Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono lewat keterangannya, Selasa (21/8/2018).


Didi menerangkan dari ribuan hektare lahan yang terbakar, beberapa di antaranya telah berhasil dipadamkan. Menurut dia, proses pemadaman melibatkan personel TNI dan menggunakan helikopter water bombing.

"Berbagai upaya sudah dilakukan. Salah satunya melakukan pemadaman melalui darat dengan pelibatan personel TNI-Polri dan pemadan swasta serta dengan menggunakan helikopter yakni, water bombing. Namun, hal itu belum maksimal dikarenakan luas lahan yang terbakar dengan kondisi helikopter yang terbatas," ujarnya.

Karhutla ini juga, kata Didi, berdampak pada kualitas udara di Kalbar. Sekolah pun terkena dampak akibat kejadian tersebut.


"Dampaknya adalah kabut asap yang pekat dan menyebabkan sekolah libur untuk berapa hari ini," ujarnya.

Karena itu, Didi mengimbau masyarakat untuk turut menjaga lingkungan sekitar. Dia juga meminta masyarakat untuk segera melapor bila terjadi pembakaran lahan.

"Jangan dibiarkan jika ada yang bakar lahan, walaupun bakar sampah. Ini kondisi susah di tengah asap," paparnya.



Tonton juga video: 'APP Sinar Mas Siaga Antisipasi Karhutla Jelang Asian Games 2018'

[Gambas:Video 20detik]


(knv/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed