DetikNews
Senin 20 Agustus 2018, 22:33 WIB

Misteri Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf Amin

Elza Astari Retaduari - detikNews
Misteri Ketua Timses Jokowi-Maruf Amin Jokowi-Ma'ruf (Zunita Amalia Putri/detikcom)
Jakarta - Koalisi Indonesia Kerja (KIK) telah menyetor struktur Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin ke KPU. Meski begitu, nama ketua timses Jokowi-Ma'ruf masih menjadi misterius.

Daftar nama timses Jokowi-Ma'ruf diserahkan oleh sekjen-sekjen parpol koalisi hari ini, Senin (20/8/2018), ke kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyebut ketua timses akan disusulkan setelah Jokowi memberi keputusan.

"Untuk susunan tim kampanye yang kami serahkan hari ini belum memasukkan posisi ketua tim kampanye," kata Hasto setelah menyerahkan daftar TKN Jokowi-Ma'ruf.

Menurut Hasto, Jokowi masih menunggu waktu yang tepat untuk mengumumkan ketua timsesnya. Saat ini Jokowi masih berkonsentrasi pada Asian Games 2018 dan gempa bumi di Nusa Tenggara Barat.


Hasto menyebut tugas dan wewenang ketua tim kampanye saat ini akan diwakili oleh wakil ketua tim kampanye sehingga, meski belum ada ketua, TKN masih tetap dapat berjalan.

"Untuk bertindak ke luar dan ke dalam mewakili tim kampanye sesuai dengan surat keputusan tersebut diwakili oleh salah satu wakil ketua dan sekretaris. Dengan demikian, tim kampanye bisa bertindak," tutur Hasto.

Nama-nama anggota timses Jokowi-Ma'ruf gabungan dari tokoh parpol koalisi dan tokoh nasional. Para ketum parpol koalisi masuk di dewan penasihat, sementara dewan pengarah diambil dari tokoh nasional hingga senior parpol koalisi. Ketuanya adalah Wapres Jusuf Kalla. Terdapat pula eks KSAL Laksamana (Purn) Marsetio.

Bukan hanya itu, ada 9 anggota Kabinet Kerja Jokowi-JK dan kalangan Istana yang tergabung dalam timses Jokowi. Mereka adalah JK, Menko PMK Puan Maharani, Seskab Pramono Anung, Menperin Airlangga Hartarto yang juga adalah Ketum Golkar, Menkeu Sri Mulyani, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, jubir Presiden Johan Budi, Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono, dan Tenaga Ahli Utama Kedeputian V (Bidang Politik dan Pengelolaan Isu Polhukam) KSP Juri Ardiantoro, yang pernah menjabat sebagai Ketua KPU RI.


KIK menyebut hadirnya para tokoh di Kabinet Kerja dalam timses Jokowi-Ma'ruf hanya sebagai tim ahli. Pihak Istana juga sudah angkat bicara dan memastikan pekerjaan para anggota Kabinet Kerja yang tergabung dalam timses Jokowi tidak akan terganggu.

"Yang jelas, pemerintahan tidak akan terganggu, karena sebagai presiden incumbent, beliau (Jokowi) menitikberatkan pada kerja yang sudah dilakukan selama ini. Dengan demikian, beliau akan ambil posisi pada kerja seperti biasa, kecuali ya memang debat-debat dan sebagainya," kata Seskab Pramono Anung, Senin (20/8).

TKN Jokowi-Ma'ruf terdiri atas Dewan Penasihat, Dewan Pengarah, Ketua TKN (yang masih menunggu keputusan Jokowi), Wakil Ketua, Sekretaris TKN, Bendahara TKN, Koordinator Pemenangan Pemilu Partai, Pengarah Teritorial, juru bicara, direktorat, dan tim penugasan khusus.

Divisi penugasan khusus ini cukup menarik. Ternyata tugasnya adalah untuk mensinkronkan Pileg dengan Pilpres yang pada Pemilu 2019 dilakukan serentak.

Misteri Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf AminCathy Sharon (Noel/detikcom)

"Karena Pemilu 2019 besok itu baru pertama kalinya diselenggarakan serentak pemilihan presiden bersamaan pula dengan pemilihan DPR, jadi perlu sinkronisasi," ungkap anggota tim Penugasan Khusus TKN Jokowi-Ma'aruf, Nusyirwan Soejono, kepada detikcom, Senin (20/8).

Ada enam anggota tim Penugasan Khusus TKN. Nusyirwan berada di nomor urut satu tim tersebut, tapi tak ada keterangan ketua pada tim itu. Lima anggota tim Penugasan Khusus lainnya adalah Rizal Mallarangeng, Yanuar Prihatin Bagdja, Imam Addaruqutni, yang merupakan mantan kader PAN, Inas Nasrullah Zubir, dan Isyana Bagus Oka.

Di TKN Jokowi-Ma'ruf, terdapat pula tokoh-tokoh dari kalangan profesional. Mulai artis Cathy Sharon yang menjadi wakil direktur relawan hingga beberapa pengusaha, seperti Romanus Sumaryo dan Neneng Herbawati.



"Ada beberapa profesional yang gabung," ucap Sekjen PSI Raja Juli Antoni.

Sementara itu, PDIP mengungkap telah ada tawaran kepada Mahfud Md sebagai Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, tapi Mahfud menolak. Eks Ketua MK itu menyatakan ingin berfokus di BPIP.

Lantas siapa yang akan dipilih Jokowi?



(elz/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed