detikNews
Senin 20 Agustus 2018, 15:24 WIB

Bawaslu Panggil Andi Arief soal Mahar, Sandi: Semua Harus Terbuka

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Bawaslu Panggil Andi Arief soal Mahar, Sandi: Semua Harus Terbuka Sandiaga Uno (Muhammad Fida Ul Haq/detikcom)
Jakarta - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sudah memanggil politikus Partai Demokrat Andi Arief terkait dugaan mahar Rp 1 triliun. Bakal cawapres Sandiaga Uno tidak mempermasalahkan pemanggilan itu.

"Saya positif, bahwa semua harus dilakukan dengan keinginan kita menghasilkan demokrasi yang sejuk. Demokrasi yang transparan, terbuka, dan berkeadilan," kata Sandiaga kepada wartawan di Kota Tua, Jakarta Barat, Senin (20/8/2018).

Sandiaga berharap masyarakat tidak terpecah belah menjelang perhelatan Pilpres 2019. Dia ingin pilpres tersebut dapat menghasilkan pemimpin yang terbaik.

"Ada juga dampak kepemimpinan yang kuat bahwa yang akan dilahirkan di Plipres 2019 ini bisa membuka lapangan kerja. Apa yang diinginkan oleh masyarakat yaitu ekonomi lebih bergerak," terangnya.



Sebelumnya, Sandiaga Uno dilaporkan ke Bawaslu karena tudingan Wasekjen Demokrat Andi Arief soal duit Rp 500 miliar. Sandiaga dituding memberikan uang tersebut ke PKS dan PAN untuk penentuan cawapres Prabowo Subianto.

Atas laporan tersebut, Bawaslu telah memanggil tiga saksi. Salah satu saksi yang akan dipanggil hari ini adalah Andi Arief, tapi dia tidak hadir.

"Pelapor telah datang ke Bawaslu dengan dua orang saksi, satu saksi lagi tidak hadir," ujar anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar di kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (20/8).


Tonton juga video: 'Soal Cuitan Mahar Rp 500 M, ACTA akan Laporkan Andi Arief'

[Gambas:Video 20detik]


(fdu/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com