Karyawan Garuda Ancam Mogok Kerja Lewat Spanduk

Karyawan Garuda Ancam Mogok Kerja Lewat Spanduk

- detikNews
Sabtu, 06 Agu 2005 20:17 WIB
Jakarta - Ancaman mogok kerja awak kabin PT Garuda Indonesia juga gencar dikampanyekan an lewat spanduk.Hal ini setidaknya dapat dilihat dari beberapa spanduk berukuran 1x5 meter yang terpasang di beberapa jalan di Ibu Kota. Diantaranya di perempatan Kalimalang, Halim, Jakarta Timur.Dalam spanduk tersebut tertulis, "Mohon maaf kami Pramugari/a PT Garuda Indonesia akan melakukan aksi mogok kerja pada pukul 01.00 s/d 23.59 Wib pada tanggal 12-14 Agustus 2005. Hal ini akibat adanya diskriminasi dari pihak manajemen."Spanduk itu juga memuat tanda gambar Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI), terpampang di pojok kanan, sebagai bukti informasi itu disampaikan oleh awak kabin.Orang-orang yang sedang menunggu kendaraan di daerah perempatan Kalimalang, Halim, Jakarta Timur pun tampak serius memandangi tulisan spanduk itu."Wah kayaknya sekarang jadi banyak yang ingin mogok kerja yah," kata seorang pegawai negeri sipil di Jakarta, bernama Yanti, dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (6/8/2005).Hal senada dikatakan Ucok, seorang calo Mikrolet yang ditemui di lokasi. Menurutnya aksi mogok yang dilakukan para pegawai tersebut karena banyaknya para pejabat yang tidak pedulikan bawahannya."Banyak yang mogok kerja, soalnya duitnya di 'makan' atasan sih," ujarnya sambil berteriak mencari penumpang. Namun celoteh ucok langsung ditimpali temannya sesama calo. "Ngapain lo ngurusin gituan, emangnya lo sering naik pesawat," kata seorang pria dengan logat Bataknya yang kental.Niat aksi mogok awak kabin PT Garuda Indonesia pun sudah mendapat tanggapan dari Menteri BUMN, Sugiharto. Dalam himbauannya Sugiharto meminta awak kabin membatalkan aksi mogok tersebut, karena saat ini masih dalam tahapan negosiasi. Ia juga berharap negosiasi antara pihaknya dengan para awak kabin maskapai Garuda akan bisa diselesaikan dalam minggu ini. Sebelumnya, Kamis (4/8/2005) lalu, Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia melalui Sekjennya Zainuddin Malik menyampaikan rencana aksi mogok ini. Sekitar 700 Pramugari dan Pramugara Garuda rencananya akan turut andil dalam aksi mogok. Mereka mengancam mogok kerja karena tidak terfasilitasinya perjanjian kerja khusus sebagaimana pegawai unit lain. (san/)


Berita Terkait