DetikNews
Jumat 17 Agustus 2018, 09:30 WIB

KPK Tunggu Bukti dari Andi Arief, Baru Follow Up 'Mahar' Rp 500 M

Ahmad Bil Wahid - detikNews
KPK Tunggu Bukti dari Andi Arief, Baru Follow Up Mahar Rp 500 M Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - KPK menegaskan belum dapat menindaklanjuti tudingan 'mahar' Rp 500 miliar terkait urusan pencalonan wapres yang dilontarkan elite Demokrat Andi Arief. KPK baru bisa bergerak bila Andi Arief memberikan bukti awal.

"Kami belum tahu, belum punya datanya, belum punya faktanya. Seperti Pak Andi Arief, kalau misalnya punya bukti awal kita bisa follow up," kata Ketua KPK Agus Rahardjo di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (17/8/2018).

Menurut Agus, 'mahar' politik masih berupa rumor. Karena itu, perlu ada laporan agar ditindaklanjuti.



"Ya siapa pun, bukan hanya pak Andi, kalau punya klu kemudian diberikan pada KPK, insyaallah KPK bisa bergerak," ujarnya.

Tudingan 'mahar' Rp 500 miliar ini sudah dilaporkan LSM ke Bawaslu. Bawaslu berencana memanggil pelapor pada Senin (20/8).

"Kami baru registrasi hari ini (15/8), jadi butuh waktu untuk administrasi surat pemanggilan. Rencana Senin pagi baru akan diklarifikasi," ujar anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo saat dihubungi, Kamis (16/8).



Sedangkan Sandiaga Uno yang dikaitkan dengan tudingan 'mahar' Rp 500 miliar mengaku siap diklarifikasi Bawaslu. Sandiaga meminta tim hukumnya mempelajari bukti otentik dari tuduhan tersebut.

"Bukti otentiknya itu apa? Nanti tolong dipelajari saja oleh teman tim hukum kita dan meyakini, kalau ada perlu klarifikasi, nggak ada masalah," kata Sandiaga, Rabu (15/8).


Tonton juga video: 'Soal Cuitan Mahar Rp 500 M, ACTA akan Laporkan Andi Arief'

[Gambas:Video 20detik]


(abw/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed