DetikNews
Kamis 16 Agustus 2018, 23:33 WIB

Ini Komentar Gus Nabil soal Ma'ruf Amin Jadi Cawapres Jokowi

Charolin Pebrianti - detikNews
Ini Komentar Gus Nabil soal Maruf Amin Jadi Cawapres Jokowi Gus Nabil saat mengisi acara di Padepokan Ndalem Njero Tegalsari. (Charolin Pebrianti/detikcom)
Ponorogo - Dipilihnya KH Ma'ruf Amin sebagai cawapres Joko Widodo mengejutkan banyak pihak, termasuk kalangan kiai dan santri. Namun langkah Jokowi menggandeng kiai sebagai pasangan mendapatkan apresiasi.

"Saya rasa luar biasa ya, apresiasi Pak Jokowi terhadap para santri dan kiai dengan mengambil pasangan dari kalangan ulama," tutur pengasuh Pondok Pesantren Darul Hikam Joresan Gus Nabil Hasbulloh saat ditemui di Padepokan Ndalem Njero Tegalsari, Kecamatan Jetis, Ponorogo, Jawa Timur, Kamis (16/8/2018).

Namun pria yang akrab dipanggil Gus Nabil ini mengatakan soal pilihan politik jadi pilihan masing-masing.


"Kita lihat realitasnya nanti seperti apa, para gus dan kiai kan punya pilihan sendiri," terang dia.

Gus Nabil memandang sosok Ma'ruf Amin diharapkan dapat menekan radikalisme yang mengancam NKRI. Dia berharap radikalisme tak berkembang di masyarakat.

"Beliau (Ma'ruf Amin) kan kiai, bisa sebagai perantara, jangan sampai radikalisme berkembang di masyarakat. Kita harus sesuai keinginan leluhur terdahulu untuk menjaga NKRI," paparnya.


Sementara itu, saat disinggung terkait pernyataan Mahfud Md di salah satu stasiun televisi swasta soal 'dijegal' untuk jadi cawapres lewat label kader NU, Gus Nabil menanggapi dengan santai. Menurutnya, pernyataan Mahfud ini sebagai bentuk kekecewaan saat dirinya tidak terpilih sebagai cawapres mendampingi Jokowi.

"Mungkin beliau (Mahfud) merasa kecewa karena menginginkan mendampingi Pak Jokowi, tapi realitasnya Pak Jokowi memilih Kiai Ma'ruf Amin. Ini kan permainan politik. Sebaiknya tanya yang bersangkutan saja," pungkas dia.
(jbr/ams)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed