DetikNews
Kamis 16 Agustus 2018, 14:38 WIB

ABG 12 Tahun di Jambi Jadi Ibu, Koalisi Perempuan: Sangat Miris

Ferdi Almunanda - detikNews
ABG 12 Tahun di Jambi Jadi Ibu, Koalisi Perempuan: Sangat Miris Ilustrasi bayi (Foto: Thinkstock)
Jambi - ABG usia 12 tahun warga Kabupaten Kerinci, menjadi seorang ibu di usia ciliknya. https://www.detik.com/tag/abg-jadi-ibuhttps://www.detik.com/tag/abg-jadi-ibu dari hasil pernikahan dini dengan seorang pria.

Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Cabang Jambi, menganggap pernikahan dini yang terjadi kepada ABG 12 tahun tersebut dapat berdampak buruk bagi kehidupan seorang anak ke depannya. Hal ini dinilai sangat miris.

"Ini sangat miris sekali, sangat disayangkan anak usia 12 tahun sudah melahirkan bayi dari hasil pernikahan dini. Akan banyak dampaknya yang akan terjadi bagi anak di usia belia sudah dinikahkan untuk menjadi dewasa bukan pada umurnya," kata Mirna dari Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Jambi kepada detikcom, Kamis (16/8/2018).



Mirna yang juga selaku Advokat Konsorsium Perempuan Jambi itu juga menghawatirkan kondisi kesehatan si anak berusia 12 tahun yang sudah menjadi seorang ibu itu. Ia berharap agar pemerintah cepat tanggap dengan kejadian pernikahan dini tersebut.

"Walau kita tahu pihak pemerintah sudah mensosialisasikan terhadap dampak buruk pernikahan dini. Namun dengan kejadian ini Pemerintah Jambi harus cepat tanggap lagi bagaimana anak ini bisa menikah dengan usia dini itu. Ini ada indikasi apakah anak itu sengaja usia nya disamarkan saat proses pernikahan di kantor agama. Atau anak ini dinikahkan di bawah tangan atau nikah siri yang tidak disahkan oleh negara," ujarnya.

Jika benar anak itu dinikahkan secara siri, pemerintah harus cepat mengetahui apa penyebab anak itu dinikahkan. Lalu berapa usia suaminya itu apakah anak di umur juga atau lelaki dewasa. Sementara kondisi sang anak yang melahirkan harus diperiksa lagi dengan baik karena melahirkan di usia belia sangat tidak baik bagi kesehatan.



"Kita harap jika nanti anak ini bisa ditemukan, serta pihak pemerintah Provinsi Jambi mendapatkan lokasi di mana anak tersebut tinggalnya, saya rasa anak itu butuh pendamping terhadap psikologisnya yang kita ketahui anak di usia itu masih senang bermain. Serta kita juga ingin tahu berapa usia suaminya itu, apakah anak juga atau sudah dewasa," ungkapnya.

Sementara, ABG 12 tahun tersebut, saat ini sudah pulang ke rumahnya setelah dirawat beberapa hari di rumah sakit. Kondisi anaknya dikabarkan sehat.

"Anak itu sudah pulang di bawa oleh keluarganya. Sementara bayi laki-laki yang dilahirkannya itu memiliki berat badan normal dengan kisaran 2,5 kg," ujar dr Iwan, Direktur RSUD Mayjend HA Thalib, saat dikonfirmasi terpisah.

Tonton juga video: 'KPAI Imbau KUA Tidak Berikan Izin Pernikahan Dini'

[Gambas:Video 20detik]


(rvk/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed