DetikNews
Kamis 16 Agustus 2018, 10:20 WIB

3 Jenderal Ini Dinilai Cocok Duduki Posisi Wakapolri

Mei Amelia R - detikNews
3 Jenderal Ini Dinilai Cocok Duduki Posisi Wakapolri Foto: Ari Saputra
Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian telah mengusulkan sejumlah nama untuk menempati posisi Wakapolri. Ada beberapa jenderal berpangkat bintang dua dan tiga yang memiliki kesempatan untuk menjadi orang nomor 2 di Polri.

Polri saat ini memiliki 8 orang jenderal bintang tiga (Komjen). Kedelapan orang itu adalah Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius, Kabaharkam Polri Komjen Moehgiyarto, Komjen M Iriawan yang saat ini menjabat Plt Gubernur Jawa Barat, Kepala BNN Komjen Heru Winarko, Irwasum Polri Komjen Putut Eko Bayuseno, Kabareskrim Polri Komjen Ari Dono, Kalemdikpol Komjen Unggung Cahyono dan Kabaintelkam Polri Lutfi Lubihanto.

Dari delapan nama itu, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menilai ada tiga yang cocok untuk mengisi kedudukan sebagai Wakapolri pengganti Syafruddin.

"Ada tiga yang menjadi calon kuat untuk posisi Wakapolri menggantikan Komjen Syafruddin yakni, Komjen Suhardi Alius, Komjen Moechgiyarto, dan Komjen M Iriawan," ujar Neta dalam siaran persnya kepada wartawan, Kamis (16/9/2018).

Dibanding lima lainnya, Neta menilai ketiga jenderal tersebut lebih berpotensi mengisi kekosongan TB2. Ketiga petinggi Polri yang sering dibahas di internal untuk diusulkan sebagai Wakapolri.


"Yang 3 Komjen itu yang kita pantau masuk dalam pembahasan serius di elit Polri. Bisa jadi karena bintang 3 tergolong usia muda," ungkapnya.

Meski jenderal bintang dua juga memiliki peluang untuk menjadi Wakapolri, namun Neta menilai penunjukkan Wakapolri harus sesuai 'urut kacang' agar tidak ada kecemburuan di internal, terutama senior-senior. Di sisi lain, kebiasaan Polri selama ini, pengangkatan Wakapolri selalu dipilih dari jenderal bintang tiga.

"Tidak pernah ada dari jenderal bintang dua atau Irjen yang kemudian dijadikan sebagai Wakapolri. Hal ini mengingat, Wakapolri adalah posisi orang nomor dua di Polri sehingga harus diambil berdasarkan urut kacang, yang tentunya mempertimbangkan kualitas, kapasitas dan kapabilitas figurnya," ungkapnya.

Berikut profil ketiganya:

1. Komjen Suhardi Alius

Suhardi alius lahir 10 Mei 1962. Akpol 1985 ini saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) menggantikan Tito Karnavian.

Suhardi pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, antara lain Wakapolda Metro Jaya, Kabareskrim, Sestama Lemhanas, Kapolda Jawa Barat dan Kadihv Humas Polri.

2. Komjen Moechgiyarto

Moechgiyarto lahir 25 Mei 1962. Moechgiyarto merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1986. Jabatan strategis yang pernah diduduki oleh Moechgiyarto yakni Kalemdikpol, Kapolda Metro, Kapolda Jabar dan Kapolda NTB.

3. Komjen M Iriawan

Petinggi Polri yang akrab disapa Iwan Bule itu lahir pada 31 Maret 1962. Akpol 1984 itu saat ini menjadi Plt Gubernur Jabar. Iriawan pernah menjabat Sestama Lemhanas, Asop Kapolri, Kapolda NTB, Kapolda Jabar, dan Kapolda Metro.



Simak Juga 'Depan Jokowi, Polri Klaim Sukses Tingkatkan Kepercayaan Publik':

[Gambas:Video 20detik]


(mei/bag)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed