DetikNews
Selasa 14 Agustus 2018, 15:53 WIB

Wiranto: Sumsel Harus Bebas Asap saat Asian Games

Nur Azizah Rizki A - detikNews
Wiranto: Sumsel Harus Bebas Asap saat Asian Games Konferensi pers di Kemenko Polhukam usai Rakorsus tingkat Menteri soal pengendalian karhutla (Foto: Nur Azizah Rizki/detikcom)
Jakarta - Menko Polhukam Wiranto mengatakan jumlah titik api (hotspot) pada tahun ini menurun dibanding tahun lalu. Selain kembali menekan hotspot, pemerintah juga ingin Asian Games bebas asap.

"Dengan kerja sama dan kerja keras, upaya-upaya yang sungguh-sungguh, diyakini, Panglima TNI, Kapolri turun tangan, semuanya turun tangan, maka dijamin pelaksanaan Asian Games di Jakabaring, Palembang akan aman dari asap," kata Wiranto di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Selasa (14/8/2018).

Dia mengatakan tahun ini hotspot akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terpantau berkurang jadi 1.707. Pada tahun lalu, di bulan yang sama ada lebih dari 2.567 hotspot.

Baca juga: 1 Orang Ditangkap Terkait Kebakaran di Dekat Wisma Atlet Jakabaring

Namun sempat ada kebakaran lahan di dekat Jakabaring beberapa hari lalu. Wiranto mengatakan pemerintah ingin 'zero' asap saat Asian Games.

"Ada upaya yang ekstra keras di sana itu bagaimana di sekitar lokasi pelaksanaan Asian Games tak terkena asap. Bayangkan kalau terkena asap, para atlet lebih dari 40 negara terganggu asap maka prestasi terganggu," ujarnya.

Kebakaran lahan dekat apartemen atlet di JakabaringKebakaran lahan dekat apartemen atlet di Jakabaring (Foto: Dok BNPB)
"Maka betul-betul Sumsel harus bebas asap pada saat Asian Games," imbuh Wiranto. Dia meminta seluruh pihak terkait kerja ekstra agar pelaksaaan Asian Games bisa berlangsung lancar.

Baca juga: Pembukaan Lahan Jadi Sebab Kebakaran Dekat Apartemen Atlet Palembang

Di lokasi yang sama, Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim KLHK Ruwandhi Sugadhirman mengatakan penanganan karhutla di Sumsel dilakukan dengan water bombing dan rekayasa cuaca.

Ruwandhi mengatakan ada 35 helikopter yang disiagakan di Sumsel untuk melakukan water bombing jika terjadi kebakaran besar. Jumlah helikopter sebanyak ini merupakan milik BNPB dan juga provinsi-provinsi.

Selain itu, pencegahan dan pemadaman karhutla juga dilakukan dengan cara rekayasa cuaca dengan menebar 51 ton garam ke awan agar menjadi hujan.

"Dan ini yang di Sumatera Selatan sudah terjadi hujan tadi malam dan sampai pagi katanya masih hujan sehingga aman. Asal tanah gambut dan sebagainya itu kena air, terendam air, api pasti tidak akan terjadi," ujar Ruwandhi.
(jbr/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed