Biadab! Korban yang Dibakar Kartel Narkoba dari Perawat-Tunanetra

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Senin, 13 Agu 2018 13:34 WIB
Kartel narkoba bakar rumah di Makassar. (ibnu/detikcom)
Makassar - Satu keluarga tewas dibakar oleh kartel narkoba di Makassar, Sulsel. Para korban merupakan kakek, nenek, anak, dan cucu. Siapa saja mereka?

Para korban yang tewas terbakar adalah Sanusi (75), Bondeng (70), Musdalifa (40), Hijas (6), Mira (18), dan Fahri (24). Sanusi dan Bondeng diketahui sebagai pemilik rumah yang terbakar.

"Salah satu yang meninggal tidak dapat melihat atau buta dan satunya adalah seorang perawat," kata keluarga korban, Suharti, di Makassar, Senin (13/8/2018).


Perawat yang dimaksud adalah Namira (18), cucu Sanusi yang datang merantau dari Jayapura untuk bersekolah keperawatan di Makassar. Sedangkan yang tunanetra adalah Musdalifa (40).

Kedua ayah Namira dan Hijas diketahui berada di Jayapura saat kebakaran terjadi. Hijas sendiri diasuh Sanusi dan Bondeng lantaran ibunya telah meninggal saat baru lahir.


Sementara itu, Fahri adalah cucu Sanusi yang merupakan anak Amiruddin, yang tinggal berdekatan dengan rumah Sanusi.

"Amiruddin sempat berjanji akan membayar utang anaknya," kata Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Irwan Anwar di lokasi terpisah.


Sebagaimana diketahui, Daeng Ampuh (napi narkoba) berniat membunuh Fahril. Sebab, Fahril memiliki utang penjualan narkoba ke Daeng Ampuh. Daeng lalu menyuruh anak buahnya menghabisi nyawa Fahril. Caranya, dengan membakar rumah Fahril pada 6 Agustus 2018. Tapi lima orang lainnya di rumah tersebut ikut tewas terpanggang.


Tonton juga video: 'Mahasiswa Meksiko Dibunuh Mengenaskan oleh Kartel Narkoba'

[Gambas:Video 20detik]


(fiq/asp)