"Saya tegaskan untuk kesekian kali, sama sekali tidak ada uang satu sen pun yang diserahkan Sandi ke PAN untuk pencalonan dia. Jadi, dari mana maharnya?" ujar anggota Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo saat dihubungi, Minggu (12/8/2018).
Baca juga: Sandiaga Tegaskan Mahar Rp 500 M Tidak Benar |
Dradjad menilai pernyataan Sandi dalam berita itu tak mengonfirmasi soal mahar. Soal uang kampanye dari Sandi, jika memang diberikan nantinya, Dradjad menganggap itu hal biasa.
"Kalau nanti Sandi ikut membiayai kampanye pemenangan pilpres, ya itu wajar. Bukan hanya Sandi, semua anggota timses yang mampu secara finansial juga akan patungan keluar uang untuk kampanye. Membuat kaus dan lain-lain kan perlu biaya," sebut Dradjad.
Apakah PAN akan mengambil langkah hukum terkait polemik mahar ini?
"Soal langkah hukum, saya tidak bisa berkomentar lebih banyak karena bidang hukum bukan bidang saya," tegas Dradjad.
Sementara itu, Wasekjen PAN Saleh Partaonan Daulay meminta perihal tuduhan mahar itu ditanyakan langsung ke Sandi. PAN, kata Saleh, tak pernah menerima dana sebesar itu dari Sandi.
Terkuak! Ini Alasan Ma'ruf Dipilih Jadi Cawapres Ketimbang Mahfud:












































