"Banyak hal. Yang jelas kami sudah menjalin komunikasi sebulan terakhir yang baik dengan Gerindra, khususnya dengan Prabowo Subianto, tetapi yang kami khusus 1 kamar saja," ujar Roy di kawasan Mega Kuningan, Jaksel, Jumat (10/8/2018).
Roy menyebut komunikasi politik Demokrat konsisten, hanya ke satu pihak. Sedangkan, menurutnya, mantan mitra mereka malah main ke mana-mana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Roy mengatakan manuver seperti itu tidak baik dalam konteks politik. Roy menyebut, PD konsisten karena ikut arahan Ketum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Itu kan tidak pas, tidak elok. Etika berpolitik yang diajarkan SBY itu mengajarkan kita clear," jelasnya.
Roy tak menampik kalau alasan PD tak setuju duet Prabowo-Sandi berkaitan dengan cuitan Wasekjen PD Andi Arief. Soal cuitan Andi Arief yang disebut beberapa pihak hoax, seperti mahar Rp 500 M masing-masing untuk PAN dan PKS, Roy menyebut Andi punya dasar melemparkan pernyataan itu.
"Ada yang katakan hoax, biarkanlah nanti hukum yang bicara, fakta yang bicara karena Mas Andi Arief saya kira punya dasar melakukan," pungkasnya.
Saksikan juga video 'Tolak Prabowo-Sandi, Demokrat Gelar Sidang Majelis Tinggi':











































