DetikNews
Minggu 05 Agustus 2018, 15:12 WIB

Pilot Batik Air yang Juga PNS Sudah 10 Tahun Pakai Sabu

Ibnu Hariyanto - detikNews
Pilot Batik Air yang Juga PNS Sudah 10 Tahun Pakai Sabu Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono/Foto: Kanavino/detikcom
Jakarta - Pilot Batik Air yang juga berstatus PNS Ditjen Perhubungan Udara berinisial BC tertangkap karena kasus narkoba. Kepada polisi, BC mengaku sudah 10 tahun menggunakan narkoba jenis sabu.

"Dia BC sudah 10 tahun mengkonsumsi narkoba jenis sabu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan (5/8/2018).



BC ditangkap dengan pilot maskapai Bangladesh berinisial GS di lapangan Parkir Bandara Halim Perdanakusuma pada Kamis (2/8). Polisi menyita 0,8 gram sabu, dua unit handphone dan beberapa alat hisap.

"Dari hasil tes urine kedua tersangka positif narkoba," tambah Argo



Sementara itu, Kasubdit I Dit Resnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Calvin Simanjutak menerangkan di kasus ini, BC sudah tiga kali menerima sabu dari langsung GS. Sabu itu diberikan ketika GS bertemu BC saat ujian untuk mencari lisensi penerbangan.

"Jadi kesempatan tes simulasi ini untuk menyerahkan ke pengujinya yaitu BC. Jadi kesempatan itu di manfaat memberikan sabu. Dan memang yang bersangkutan bisa menentukan kelulusan GS," kata AKBP Calvijn.

Polisi masih melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. Satu orang pelaku berinisial G pun diburu.

"DPO yang namanya G. GS ini beli 2 gram dari dia harganya Rp 2,3 juta, tapi sudah digunakan sebagian. Sisa 0,8 gram itu yang diserahkan ke BC," ucapnya.

Kedua tersangka terjerat Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun.
(ibh/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed