DetikNews
Sabtu 04 Agustus 2018, 20:53 WIB

Antisipasi Karhutla, KLHK Terus Persiapkan SDM Handal

Tia Reisha - detikNews
Antisipasi Karhutla, KLHK Terus Persiapkan SDM Handal Foto: Dok. KLHK
Medan - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terus meningkatkan kualitas dan profesionalisme sumber daya manusia (SDM) demi pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada 2018. SDM yang handal dan berkualitas tentunya akan mendukung sistem mekanisme pengendalian karhutla secara optimal.

Salah satunya melalui sosialisasi Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan Sertifikasi Kompetensi bidang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan. Setelah sukses dilaksanakan di Pontianak, Kalimantan Barat beberapa waktu lalu, KLHK melanjutkan kegiatan sosialisasi KKNI dan sertifikasi di Provinsi Sumatera Utara.

Sosialisasi dilaksanakan di Kota Medan hari ini, Sabtu (4/8/21018) dan diikuti 100 peserta. Di antaranya perwakilan masing-masing Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, Ditjen Penegakkan Hukum, Ditjen Pengelolaan Hutan Produksi Lestari di Sumatera Utara, Balai Pengendalian Perubahan Iklim Sumatera, dan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara.

Sosialisasi itu dilakukan untuk menyebarluaskan informasi tentang pentingnya tenaga yang memiliki kompetensi di bidang pengendalian karhutla di seluruh bidang demi mempersiapkan SDM yang berkualitas, handal dan profesional.


Saat membuka acara, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara, Halen Purba menyampaikan semua lapisan masyarakat, termasuk para pengusaha bidang kehutanan, diharapkan dapat berpartisipasi dengan pemerintah untuk menciptakan SDM yang berkualitas dalam menurunkan karhutla di Sumatera Utara.

Hal tersebut, menurutnya, dapat dicapai melalui kegiatan Sosialisasi Peraturan Menteri LHK Nomor 47 Tahun 2017 tentang KKNI dan Sertifikasi Kompetensi Bidang Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan.

"Peningkatan kapasitas dan kompetensi SDM Dalkarhutla di Sumatera Utara selayaknya memperoleh pengakuan kompetensi kerja di bidang Dalkarhutla setelah mengikuti pelatihan kerja yang diselenggarakan lembaga pelatihan kerja pemerintah, lembaga pelatihan kerja swasta, atau pelatihan di tempat kerja," kata Halen dalam keterangan tertulis.

Di samping itu, Kepala Sub Direktorat Tenaga dan Sarana Prasarana Pengendalian Karhutla, Agus Haryanta menyampaikan bahwa tenaga kerja yang kompeten di bidang pengendalian karhutla akan meningkatkan kualitas diri tenaga kerja itu sendiri. Secara signifikan hal itu pun akan berpengaruh terhadap kinerja institusi atau lembaga, utamanya dalam penanganan karhutla.


"Kami mengimbau juga kepada perusahaan, baik perkebunan maupun kehutanan untuk turut serta secara aktif dalam pencegahan karhutla di Sumatera Utara sehingga potensi kebakaran dapat diminimalisir," tambah Agus saat mewakili Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK.

Sementara itu, provinsi-provinsi rawan karhutla di antaranya Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Utaraperti, menjadi prioritas peningkatan kapasitas SDM. Dengan SDM yang berkualitas dan handal, diharapkan upaya-upaya pengendalian karhutla dapat dilakukan dengan lebih optimal.

Berdasarkan pantauan Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan pada Jumat (3/8/2018) pukul 20.00 WIB, dari satelit NOAA terpantau 6 hotspot. Masing-masing satu titik di Sulawesi Tenggara dan Sumatera Selatan, serta masing-masing dua titik di Aceh dan Sumatera Utara.

Sedangkan pantauan satelit TERRA AQUA mendeteksi 7 hotspot, di antaranya tiga titik di Jawa Timur, dua titik di Jawa Barat, dan masing-masing satu titik di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.


Acara tersebut turut dihadiri oleh beberapa narasumber, yakni Assesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi Kehutanan Indonesia (LSPHI), Wahyu Sukotjo dan Suadmodjo, dan Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK, yang diwakili oleh Kepala Sub Direktorat Tenaga dan Sarana Prasarana Pengendalian Karhutla, Agus Haryanta. Ada juga BPBD, SAR Sumatera Utara, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPHP/KPHL), Pemegang Izin Usaha, Masyarakat Peduli Api (MPA), Manggala Agni, dan Tokoh Masyarakat di Sumatera Utara.
(idr/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed