2 Tersangka Korupsi Rp 8 M Ditahan Kejati Sulsel

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jumat, 03 Agu 2018 16:25 WIB
Foto: 2 Tersangka korupsi di Kejati Sulsel (Opik-detik)
Makassar - 2 Tersangka pelaku korupsi dana koperasi senilai Rp 8 miliar ditahan Kejati Sulsel. Kedua tersangka diduga menggunakan dana pemerintah untuk keperluan pribadi.

"Kita tahan dua orang tersangka dengan inisial AA dan ER dalam kasus dugaan korupsi dana koperasi," kata Kepala Seksi Penyidikan Kejati Sulsel, Andi Faik di kantor Kejati Sulsel, Jumat (3/8/2018).



Kedua tersangka, kata Andi, pada tahun 2013 menerima dana dari dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) sebesar Rp 9 miliar. Dana itu dimasukkan ke Koperasi Makassar Maju milik.

"Yang ditahan adalah ketua koperasi dan bendaharanya," ujarnya.

Dalam penyidikan, keduanya diduga menggunakan dana sebesar Rp 8 miliar untuk keperluan pribadi, dan tidak menyalurkan dana APBN itu ke warga.

"Atas bukti yang kami dapatkan akhirnya kami melakukan penahanan," ucapnya.



Sementara itu, pihak pengacara kedua tersangka, Taufiq mengatakan bahwa dana sebesar Rp 9 miliar telah diserahkan kepada anggota koperasi dalam bentuk kredit. Sayangnya, kredit tersebut disebut macet,

"Uangnya tidak kembali karena macet," kata Taufiq.

Sebelumnya, Kejari Makassar Cabang Pelabuhan juga menangkap tersangka pelaku korupsi dana koperasi senilai Rp 1,4 M. Pelaku dijemput paksa oleh petugas kejaksaan di rumahnya.

"Kita tangkap tersangka atas nama Rudianto terkait korupsi dana koperasi senilai Rp 1,4 miliar," kata Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Makassar di Pelabuhan, Andi Irfan.

kasus ini bermula pada tanggal 15 Mei 2013 saat Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Agung Lestari menerima bantuan dana bergulir dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) dari dana APBN sebesar Rp 2 miliar.

(fiq/rvk)