Pantauan detikcom di depan Istana Negara, tepatnya di Taman Pandang, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (2/8/2018), para santri yang tergabung dalam Alaska terlihat menggelar alas duduk dan membawa satu mobil komando.
Para santri itu terlihat membawa poster bertulisan 'Jokowi Presiden Kami Siapapun Wapresnya'. Mereka pun terlihat membawa bendera Merah-Putih dengan ukuran kecil dan berbahan plastik. Acara itu dimulai dengan marawis dan dilanjutkan dengan doa bersama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Qodir mengatakan Alaska mendukung Jokowi karena menilai Jokowi sebagai presiden pertama yang mengakui perjuangan ulama dan santri dengan meresmikan hari santri pada 22 Oktober. Ia juga menyebut para santri dari Jakarta ini berbeda pandangan dengan Ijtimak Ulama, yang mendukung Prabowo Subianto sebagai capres di Pilpres 2019.
"Terbukti setiap tanggal 22 Oktober ditetapkan hari santri dan kami sangat tersanjung, ini merupakan sejarah berharga bagi para santri. Jokowi sudah berhasil menjalankan pembangunan yang terus dilakukan bahkan pembangunan kami dukung pencalonannya bahkan terpilihnya jadi presiden kembali," ujarnya.
Para santri yang hadir kemudian mendeklarasikan dukungan kepada Jokowi sebelum membubarkan diri. Deklarasi itu berisi:
1. Mendaulat Presiden Jokowi kembali menjadi presiden RI periode 2019-2014;
2. Menyerahkan sepenuhnya mengenai cawapres kepada Jokowi;
3. Mengajak masyarakat menyambut pesta demokrasi 2019 dengan penuh kegembiraan dan menjunjung tinggi akhlakul karimah.
Acara kemudian ditutup dengan menyanyikan lagu 'Indonesia Raya' sambil para santri mengibarkan bendera Merah-Putih. Para santri dari Jakarta itu pun terlihat bubar pada pukul 20.50 WIB. (haf/haf)










































