Menhub Optimis Karyawan KA Tidak Akan Mogok Nasional
Selasa, 02 Agu 2005 15:58 WIB
Jakarta - Ancaman mogok nasional karyawan PT Kereta Api (KA) ternyata tidak membuat Menteri Perhubungan (Menhub) Hatta Rajasa ketar-ketir. Pemerintah mengaku siap memenuhi tuntutan dana pensiun."Saya masih optimis kawan-kawan di Serikat Pekerja Kereta Api (SPKA) tidak akan mogok. Mereka masih mencintai PT KA. Ini terjadi karena ada kebuntuan komunikasi," kata Menhub Hatta Rajasa usai pelantikan anggota Komisi Yudisial di Istana Negara, Jakarta, Selasa (2/8/2004).Hatta mengaku telah berkali-kali melakukan dialog dengan SPKA. "Hasilnya baik. Mereka katakan mogok itu pilihan terakhir bila pemerintah tidak merespons tuntutan uang pensiun. Pemerintah menjawab bahwa pada prinsipnya tuntutan mereka disetujui. Itu kewajiban pemerintah memenuhi kesejahteraan normatif yang menjadi hak karyawan," urai pria berambut perak ini.Meski demikian, menurut mantan sekjen PAN ini, pencairan dana pensiun karyawan PT KA akan makan waktu. "Masih harus dibicarakan dulu dengan DPR. Kawan-kawan di SPKA sudah sadar itu. Tetapi saya tidak menjamin mereka tidak mogok," kata Hatta.SPKA mengancam akan melakukan mogok nasional pada 8-10 Agustus 2005 jika tuntutan mereka tidak dipenuhi. Tuntutannya antara lain dana pensiun Rp 585 miliar. Mereka juga minta agar statusnya dikembalikan sebagai pegawai negeri sipil (PNS) karena merasa kesejahteraannya tidak terpenuhi sejak berstatus pekerja perusahaan umum.
(aan/)











































