"Golkar tetap mengajukan 2 orang dan kita menghormati itu," ujar komisioner KPU Banten Masudi kepada detikcom, Rabu (1/8/2018).
Dari total tiga nama yang teridentifikasi eks napi korupsi, hanya Golkar yang tidak mengganti bakal calegnya. Kedua bakal caleg itu berinisial DS dari dapil Kota Tangerang dan AR dari dapil Pandeglang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Golkar Ganti 2 Bacaleg Eks Napi Korupsi |
Golkar sambung Masudi beralasan pengajuan kedua bakal caleg karena belum ada putusan dari Mahkamah Agung atas gugatan PKPU yang melarang eks napi korupsi nyaleg.
"Itu upaya Golkar, tapi KPU kan punya aturan bahwa sepanjang belum ada putusan MA, maka KPU berpegang pada yang ada," tegas dia.
Baca juga: PKB Ganti 3 Caleg DPR Eks Napi Korupsi |
Selain Golkar, satu orang caleg dari PDI Perjuangan juga teridentifikasi mantan napi korupsi. Bakal caleg berinisial ES ini dicoret PDIP dan diganti calon lain.
"Yang dari PDIP dia diganti orangnya. Setelah kita identifikasi kita minta keterangan pengadlan dan salinan putusan. Kita surati partai dan diganti. Ini dibuktikan tidak ada nama yang bersangkutan saat perbaikan," ujar Masudi.
Tonton juga 'Golkar Sodorkan Dua Eks Koruptor Nyaleg':












































