Menurut Ermalena, layanan kesehatan yang diberikan petugas kepada korban gempa Lombok Timur semua berjalan maksimal. Pemerintah telah menyediakan tenda untuk posko kesehatan serta obat-obatan yang dibutuhkan.
"Dengan segala keterbatasan yang ada, pelayanan kesehatan di lokasi gempa tetap berjalan dengan maksimal," kata politikus PPP ini.
Anggota DPR dari Daerah Pemilihan NTB ini menambahkan semua pihak perlu mengantisipasi kemungkinan penyakit yang datang pascagempa, seperti ISPA, penyakit kulit, gatal-gatal, hingga influenza. Sejumlah penyakit ini berpotensi datang karena korban gempa masih banyak yang tinggal di luar rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagaimana diketahui, gempa 6,4 skala Richter yang menimpa Lombok pada Minggu (29/7/2018) membuat belasan orang meninggal dan korban cedera. Gempa juga mengakibatkan banyak bangunan, termasuk rumah dan fasilitas kesehatan, hancur sehingga masyarakat terpaksa mendapatkan perawatan di luar rumah sakit atau puskesmas.
Ermalena berharap, setelah penanganan korban, pemerintah juga memberi perhatian pada perbaikan rumah penduduk yang hancur karena gempa. Ia berharap penduduk bisa segera kembali kepada kehidupan mereka yang normal.
Tonton juga video: '543 Pendaki Rinjani Turun Gunung Usai Diguncang Gempa'
(ega/ega)











































