Kesaksian Staf LKPP soal Tebing Longsor Saat Terjebak di Rinjani

Kesaksian Staf LKPP soal Tebing Longsor Saat Terjebak di Rinjani

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Selasa, 31 Jul 2018 10:50 WIB
Kesaksian Staf LKPP soal Tebing Longsor Saat Terjebak di Rinjani
Proses evakuasi pendaki Gunung Rinjani yang terjebak setelah terjadi gempa. (Kanavino Ahmad Rizqo/detikcom)
Lombok Timur - Erlin Halimatussadiyah menceritakan kondisi Gunung Rinjani setelah gempa 6,4 SR yang mengguncang Nusa Tenggara Barat (NTB). Staf Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) itu mengatakan tebing-tebing di gunung itu longsor dan menyebabkan sebagian jalan tak bisa dilalui pendaki.

"Lewat Senaru itu jalan sudah nggak bisa dilewati karena tebing longsor. Sembalun juga sebenarnya sudah longsor juga," kata Erlin di posko kesehatan TNI AD, Sembalun, NTB, Selasa (31/7/2018).

Erlin juga menerima informasi ada seorang porter yang menemukan mayat tertimpa longsoran. Menurut dia, suasana saat itu sangat mengerikan.
"Banyak juga korban. Katanya juga ada porter yang nekat naik menemukan mayat di Sembalun. Karena memang semuanya longsor, Pak," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Erlin naik gunung Rinjani bersama Kapusdiklat LKPP Suharti dan staf lainnya bernama Bagus Novandi. Saat terjadi gempa, mereka berlindung di Batu Ceper.

Sehari bermalam di sana, mereka kemudian turun ke Danau Segara Anak. Mereka ditemani dua porter dan seorang guide. Ketiganya berhasil dievakuasi menggunakan helikopter pagi tadi. Mereka langsung sujud syukur karena dievakuasi dengan selamat.

Tonton juga video: '543 Pendaki Rinjani Turun Gunung Usai Diguncang Gempa'

[Gambas:Video 20detik]

(knv/dhn)


Berita Terkait