TNI Terjunkan Kopassus Percepat Evakuasi Pendaki Gunung Rinjani

Aditya Mardiastuti - detikNews
Senin, 30 Jul 2018 14:14 WIB
Foto: Prajurit Kopassus diberangkatkan ke NTB (dok. Puspen TNI)
Jakarta - Sebanyak 142 Prajurit Kopassus dikerahkan TNI untuk membantu proses evakuasi para pendaki yang terjebak di Gunung Rinjani, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Prajurit Kopassus ini diperbantukan untuk mempercepat evakuasi.

"Pasukan Kopassus yang dikirim ini tugasnya untuk mengevakuasi masyarakat atau turis mancanegara yang tersisa dengan menggunakan berbagai perlengkapan," ujar Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Lodewyk Pusung dalam keterangan Puspen TNI, Senin (30/7/2018).


Para prajurit khusus ini diberangkatkan menggunakan pesawat C-130 Hercules A-1301 dari Base Ops Lapangan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pagi tadi. Pengiriman prajurit Kopassus ini atas perintah Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang meminta agar segera menyiapkan pasukan pendaki serbu, tim kesehatan, dan tim perhubungan untuk membantu evakuasi para pendaki.

"Kopassus diterjunkan agar mempercepat proses evakuasi masyarakat yang terjebak," terang Lodewyk.

Lodewyk menambahkan para prajurit khusus ini juga dibekali perlengkapan radio hingga alat kesehatan. Dia menyebut Kodam IX/Udayana juga telah mengerahkan Batalyon Infanteri Raider 900/Satya Bhakti Wirottama untuk mencari jalan alternatif untuk proses evakuasi.

"Kodam IX/Udayana juga telah menyiapkan 2 unit Helikopter untuk membackup pergerakan pendaki serbu dari Kopassus," ungkapnya.
TNI Terjunkan Kopasuss Percepat Evakuasi Pendaki Gunung RinjaniFoto: Prajurit Kopassus diberangkatkan ke NTB (dok. Puspen TNI)


Pada hari sebelumnya, TNI juga telah mengirimkan tenaga kesehatan bantuan untuk para korban gempa di kawasan Nusa Tenggara Barat (NTB). Bantuan obat-obatan hingga bahan makanan juga disertakan untuk meringankan korban bencana.

"Bantuan yang dikirimkan terdiri atas Tim Dokter dan Paramedis sebanyak 80 personel dari Yonkes 1 Divif 1 Kostrad, yaitu obat-obatan, rumah sakit lapangan, bahan makanan dan ransum T2 ABC sebanyak 800 unit, TB1 sebanyak 800 unit, KLP sebanyak 80 buah, BBP sebanyak 240 pack serta alat komunikasi Vsat, dipimpin oleh Danyonkes 1 Kostrad Letkol Ckm dr Khairan Irmansyah Sp THT-KL. Bantuan tersebut akan di terbangkan menuju Lanud Rembiga, Lombok," tutur Kapuspen TNI Mayjen TNI M Sabrar Fadhilah.

Sebelumnya diberitakan, ada 560 pendaki yang terjebak di Gunung Rinjani, 165 di antaranya merupakan warga negara asing (WNA). Tim gabungan telah dikerahkan pagi ini untuk melakukan evakuasi para pendaki yang terjebak. Total 165 personel diterjunkan dan dua helikopter disiagakan.

Seperti diketahui, gempa bumi tektonik mengguncang Lombok, Bali dan Sumbawa Minggu (29/7) dengan kekuatan 6,4 SR. Gempa yang terjadi sekitar pukul 05.47 WIB tersebut terletak pada koordinat 8,4 LS dan 116,5 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 47 km arah timur laut Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat pada kedalaman 24 km.



Tonton juga '266 Pendaki Masih Terjebak di Gunung Rinjani Pasca Gempa 6,4 SR':

[Gambas:Video 20detik]

(ams/elz)