Koordinator Divisi Humas dan Media Ijtimak Ulama Dudy S Takdir mengatakan agenda hari ini dimulai dengan sidang pleno yang berakhir pukul 10.20 WIB. Setelah ini, baru dibahas terkait politik, yang tentunya mengenai capres-cawapres.
"Nanti peserta dibagi ke dua komisi, ada komisi politik, terus komisi dakwah-ekonomi. Nah, ini nanti peserta dibagi dua. Mereka akan masuk ke komisi masing-masing. Ini sudah mulai sidang komisi. Sidang komisi sih kemungkinan besar agak lama ya, agak alot pembahasannya," kata Dudy di Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat, Sabtu (28/7/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sidang komisi itu digelar tertutup. Media tidak diperkenankan mengikuti di dalam ruang sidang.
Selain itu, sejumlah tokoh dan ulama hadir hari ini, di antaranya Ustaz Tengku Zulkarnain dan Ustaz Zaitun Rasmin.
Politikus senior PAN Amien Rais sebelumnya mengatakan sejumlah topik dibahas dalam Ijtimak Ulama. Pembahasan tersebut antara lain mengenai capres-cawapres yang akan diusung hingga kondisi bangsa Indonesia terkini.
"Poin-poinnya ada kesepakatan persetujuan bahwa masa depan bangsa, negara, rakyat itu harus dipikul bersama oleh para politikus, ulama, dan segenap bangsa yang lain. Jadi nanti season-season ijtimak bicara mengenai masalah-masalah yang cukup luas, bukan sekadar siapa capres dan siapa cawapres, tapi juga diusahakan perspektif sosial-ekonomi dan lainnya," kata Amien kepada wartawan di Menara Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (27/7).
Tonton juga video: 'TGB Bicara Moderasi Islam di Tahun Politik'
(idh/dkp)











































