"Kita mengeruk sedimen lumpur tidak berani melakukan di Kali Sentiong karena di sana belum dipasang sheet pile, masih parapet," kata Kepala Dinas Sumber Daya Air, Teguh Hendrawan, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (27/7/2018).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejak hari Selasa pagi udah standby kurang-lebih 27 pompa mobile kapasitas 250 liter," terang Teguh.
Teguh mengatakan Pemprov DKI terus melakukan rekayasa untuk memperbaiki kualitas Kali Item. Saat ini proses tersebut terus dilakukan.
"Kita adakan rekayasa jalan air. Kita buka yang namanya pintu air tutup itu. Elevasinya tidak boleh di atas 160 cm, lebih dari itu akan membanjiri warga sekitar Kemayoran. Ini makanya untuk mengupayakan itu turun rendah, elevasi Selasa jam 12.00 WIB itu di angka 100 cm karena musim kemarau," ujar Teguh.
Anies Salahkan Pemerintah Terdahulu soal Kali Item, Simak Videonya:
(fdu/rvk)











































