ADVERTISEMENT

Anies: Anggaran Pelican Crossing Bundaran HI Rp 100 Juta

Mochamad Zhacky - detikNews
Selasa, 24 Jul 2018 16:26 WIB
Trotoar seputaran MH Thamrin yang ditinjau Gubernur Anies Baswedan. (M Fida Ul Haq/detikcom)
Jakarta - Pemprov DKI Jakarta akan membuat pelican crossing sebagai pengganti jembatan penyeberangan orang (JPO) di Bundaran HI. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut pembuatan pelican crossing diprediksi memakan dana mencapai Rp 100 juta.

"Anggarannya nanti dicek lagi, tapi kira-kira diperlukan sekitar Rp 100 juta. Ada 4 titik di situ kan, ada tengahnya, ada island itu, ada trotoar tengah yang dulu dipakai untuk pembatas jalan sekaligus tempat transit TransJakarta, itu yang terkait dengan pelican crossing," kata Anies di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (24/7/2018).


Anies menuturkan tim Dinas Perhubungan dan Dinas Bina Marga sedang melakukan survei di lokasi yang akan dibuatkan pelican crossing. Soal pengerjaan mulai dilakukan pekan depan.

"Tim dari Dinas Perhubungan dan Dinas Bina Marga saat ini melakukan survei untuk pemasangan pelican crossing dan insyaallah pengerjaan akan dimulai weekend besok. Mudah-mudahan tidak lama akan selesai karena kalau pelican crossing itu relatif simpel," terang Anies.

Menurut Anies, pelican crossing merupakan fasilitas sementara. Untuk penyeberangan permanen nantinya akan dibuatkan penyeberangan bawah tanah.


"Oh ya nanti kalau sudah selesai jembatan bawah tanah, maka pelican crossing ini tak lagi diaktifkan. Jadi ini kami menggunakan pelican crossing karena jembatan bawah tanah yang disiapkan oleh MRT belum bisa digunakan sekarang," ujar Anies.

Anies sebelumnya mengatakan pembongkaran JPO di Bundaran HI dilakukan karena dua alasan. Pertama, JPO itu menghalangi Patung Selamat Datang jika dilihat dari arah Monas.

"Kedua, tidak ramah dengan penyandang disabilitas, bagi yang menyandang kursi roda atau berkebutuhan khusus, ibu yang mengandung dan orang tua. Karena itu pelican crossing akan jauh lebih ramah dengan penyandang disabilitas. Itu dua alasan utama kita akan copot," jelas Anies di Balai Kota, Senin (23/7) malam.



Tonton juga video 'Perobohan JPO HI Dikritik, Sandi: Memudahkan Kaum Difabel'

[Gambas:Video 20detik]

(zak/aan)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT