DetikNews
Senin 23 Juli 2018, 20:04 WIB

3 Kasus Penembakan di DKI, Polisi Beri Atensi Khusus

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
3 Kasus Penembakan di DKI, Polisi Beri Atensi Khusus Foto: Ilustrasi oleh Edi Wahyono
Jakarta - Setidaknya 3 kasus penembakan terjadi dalam kurun waktu dua minggu di DKI Jakarta. Polda Metro Jaya memberikan atensi khusus untuk mengungkap kasus tersebut.

"Ya tentunya kalau itu penembakan itu mengkhawatirkan masyarakat, ya nanti masyarakat laporan ke kepolisian," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (23/7/2018).



Argo mengatakan pihaknya akan melakukan tindakan tegas terhadap penjahat yang meresahkan masyarakat.

"Nanti kalau membahayakan kita tangkap pelakunya kita lakukan tindakan tegas," ujarnya.

Yang teranyar, seorang pria tewas bernama Herdi tewas ditembak orang tak dikenal saat hendak memasuki rumahnya di Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (20/7) pukul 21.47 WIB. Pelaku diduga berjumlah dua orang dan mengendarai motor berboncengan.

"Iya penembakan. Bukan (kasus) begal ya. Tas, HP, dua dompet, jam, sama kunci mobil nggak ada yang hilang," ujar Kapolsek Penjaringan AKBP Rachmat Sumekar saat dihubungi detikcom, Sabtu (21/7).

Pelaku saat ini masih diburu oleh polisi. Belum diketahui motif penembakan tersebut.



Sebelum itu, kaca di Apartemen Taman Rasuna Jaksel pecah diduga terkena peluru pada Kamis (12/7). Polisi menduga kaca itu berlubang akibat peluru senapan angin.

"Itu lagi kita dalami, karena ada kemungkinan itu peluru senapan angin," kata Kapolres Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar kepada wartawan di kantornya, Jalan Wijaya II Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (17/7).

Selain itu, seorang pria bernama Marthen Lay Raga (30) tewas karena terkena peluru nyasar di ruas Tol JORR, Jalan TB Simatupang, Senin (9/7). Pelaku saat ini masih belum terungkap.
(knv/nkn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed