2 Remaja Ditetapkan Jadi Tersangka Perusakan Kursi Stadion Sriwijaya

2 Remaja Ditetapkan Jadi Tersangka Perusakan Kursi Stadion Sriwijaya

Raja Adil Siregar - detikNews
Senin, 23 Jul 2018 20:02 WIB
Foto: Kursi Stadion Gelora Sriwijaya yang dirusak. (Raja-detikcom)
Foto: Kursi Stadion Gelora Sriwijaya yang dirusak. (Raja-detikcom)
Palembang - Polisi terus mengusut kasus perusakan kursi Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring Sport City Palembang. Saat ini, polisi telah menetapkan dua suporter sebagai tersangka.

Kedua suporter yang ditetapkan sebagai tersangka itu yakni FR (17) dan PM (16). Mereka merupakan pria asal Palambang dan diketahui ikut merusak dan melmpar kursi stadion ke arah lapangan.

"Awal ada empat yang diamankan, tetapi dua yang ditetapkan sebagai tersangka dan sisanya dikenakan wajib lapor," kata Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain kepada wartawan di JSC, Senin (23/7/2018).


Selain dua tersangka di bawah umur ini, pihaknya juga tengah membidik pelaku lain. Polisi dikerahui telah mengantongi CCTV yang ada di stadion untuk segera memburu para pelaku.

"Rekaman CCTV ada, sedang dicek oleh anggota Polresta Palembang. Mudah-mudahan segera ada penambahan untuk tersangka perusakan fasilitas negara ini," imbuh Zulkarnain.


Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 170 ayat 1 KUHP tentang Perusakan dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara. Keduanya pun langsung ditahan di Mapolresta Palembang.

Perlu diketahui, para suporter melakukan perusakan kursi di stadion saat Sriwijaya FC menjamu Arema FC di Stadion Gelora Srwijaya, Sabtu (21/7) sore. Tercatat ada 373 kursi di stadion rusak.

Padahal kursi dipersiapkan sejak jauh hari untuk pelaksanaan Asian Games mendatang. Bahkan dalam renovasi itu diketahui telah menelan dana sekitar Rp 250 miliar. (idh/idh)