DetikNews
Senin 23 Juli 2018, 19:42 WIB

KPK akan Hibahkan Rumah Rp 3 M Akil Moctar untuk Kejaksaan

Haris Fadhil - detikNews
KPK akan Hibahkan Rumah Rp 3 M Akil Moctar untuk Kejaksaan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar (Foto: Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - KPK bakal menghibahkan sejumlah barang rampasan dari sejumlah perkara korupsi dan TPPU ke Kejaksaan Agung (Kejagung). Nantinya barang yang dihibahkan itu bakal digunakan untuk operasional kejaksaan yang dinaungi Kejagung.

"Unit Labuksi KPK akan melakukan serah terima hibah barang rampasan dari beberapa perkara korupsi dan TPPU yang pernah ditangani. Serah terima hibah melalui mekanisme penetapan status penggunaan (PSP) barang rampasan ini rencananya dilakukan di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta pada Selasa (24/7) pukul 10.00 WIB," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan (23/7/2018).


Adapun barang rampasan yang di-PSP kan tersebut total bernilai Rp 3.532.179.000, terdiri atas:

1 unit Toyota Fortuner 2.5 GAT Tahun 2013. Senilai Rp 274.564.000. Dari perkara dengan tersangka Djoko Susilo;

1 unit Toyota Kijang Innova V XW43 Tahun 2007. Senilai Rp 94.934.000. Dari perkara dengan tersangka Djoko Susilo;

1 unit Isuzu Tahun 1996. Senilai Rp 28.380.000. Dari perkara dengan tersangka Djoko Susilo;

1 unit Hyundai H1 2.4 Tahun 2010. Senilai 100.595.000. Dari perkara dengan tersangka Fuad Amin;

1 unit rumah yang berlokasi di Jalan Pancoran Indah 3 No. 8 Jakarta Selatan, DKI Jakarta dengan luas tanah/bangunan 140 m2/172 m2 senilai Rp 3.033.706.000. Dari perkara dengan tersangka Akil Mochtar.


"Untuk 3 unit kendaraan pertama, Fortuner, Innova dan Isuzu akan dihibahkan untuk dimanfaatkan sebagai kendaraan operasional Kejaksaan Negeri Magetan. Untuk 1 unit kendaraan lainnya, yaitu Hyundai H1 akan dihibahkan untuk dimanfaatkan sebagai kendaraan operasional Kejaksaan Negeri Bangkalan. Sedangkan, 1 unit rumah akan dihibahkan untuk dimanfaatkan sebagai rumah dinas Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi DKI," ujar Febri.

Febri menyatakan penyerahan akan dilakukan dengan penandatanganan berita acara serah terima, penyerahan plakat, kunci dan dokumen langsung dari Ketua KPK kepada Jaksa Agung. Hibah tersebut menjadi salah satu cara KPK memaksimalkan pemanfaatan barang rampasan untuk kepentingan Kementerian/Lembaga dan instansi pemerintahan lainnya yang membutuhkan guna mendukung pelaksanaan tugas


"Penyerahan itu didasarkan pada Putusan Menteri Keuangan No. 16/KM.6/WKN.03/2018 tanggal 9 Januari 2018, Surat Keputusan Menteri Keuangan No 17/KM.6/WKN.07/KNL.03/2018 tanggal 9 Januari 2018 dan surat keputusan Menteri Keuangan No. 12/KM.6/2018 tanggal 18 Januari 2018," tuturnya.

"Selain itu, KPK juga melakukan lelang terhadap barang rampasan sebagai mekanisme lainnya untuk pengembalian kerugian keuangan negara," pungkas Febri.
(haf/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed