DetikNews
Senin 23 Juli 2018, 16:46 WIB

Hakim Cecar Saksi Sidang BLBI soal Keberadaan Sjamsul Nursalim

Faiq Hidayat - detikNews
Hakim Cecar Saksi Sidang BLBI soal Keberadaan Sjamsul Nursalim Sidang lanjutan perkara BLBI. (Faiq/detikcom)
Jakarta - Hakim anggota Anwar mencecar eks Presiden Direktur PT Dipasena Citra Darmaja (DCD), Mulyati Gozali, soal keberadaan Sjamsul Nursalim. Kepada Mulyati, hakim bertanya pernah-tidaknya dia bertemu dengan Sjamsul Nursalim.

"Apakah Ibu pernah ketemu Sjamsul Nursalim? Bisa saja dia ketawa lihat kita berdebat di sini saat diproses?" ucap hakim saat sidang lanjutan perkara BLBI terdakwa Syafruddin Arsad Temenggung di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta, Senin (23/7/2018).

"Maksud, Bapak?" jawab Mulyati ketika bersaksi.

"Pada saat proses ini diangkat di PT DCD?" kata hakim kembali.

"Waktu itu suatu saat bisa ketemu, Pak," timpal Mulyati.


PT DCD merupakan salah satu anak perusahaan Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI). Sjamsul Nursalim pemilik BDNI dan perusahaan PT Gajah Tunggal.

Hakim kembali bertanya tahu-tidaknya surat keterangan lunas (SKL) BLBI. Sjamsul Nursalim disebut perlu memenuhi kewajiban pemegang saham BDNI sebesar Rp 4,8 triliun.

Mulyati, yang juga mantan Direktur Keuangan PT Gajah Tunggal, mengaku tahu Sjamsul sudah memenuhi kewajiban tersebut. "Tahu, Pak, sudah," ucap Mulyati.

Kepada Mulyati, hakim merasa heran terhadap Mulyati yang mengetahui SKL BLBI itu. Hakim bertanya kapasitas Mulyati yang mengetahui dokumen SKL BLBI itu.


Namun Mulyati menyebutkan tidak pernah mengusulkan apa pun terhadap penerbitan SKL BLBI itu.

"Saya bukan orang berhak, tapi saya tahu surat itu tapi tidak bisa mengusulkan. Dari dokumen (tahu SKL) yang ada, Pak," kata Mulyati.

Syafruddin selaku mantan Ketua BPPN didakwa merugikan negara Rp 4,5 triliun terkait BLBI. Kerugian negara itu berkaitan dengan penerbitan SKL dari BPPN terhadap BDNI, yang dimiliki pengusaha Sjamsul.
(fai/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed