DetikNews
Sabtu 21 Juli 2018, 14:19 WIB

Suami Inneke Koesherawati, Fuad Amin, dan Wawan di Pusaran OTT KPK

Jabbar Ramdhani - detikNews
Suami Inneke Koesherawati, Fuad Amin, dan Wawan di Pusaran OTT KPK Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta - KPK melakukan operasi tangkap tangan di Lapas Sukamiskin. Sebanyak enam orang, termasuk Kalapas Sukamiskin Wahid Husen, diamankan KPK.

"Benar tadi menjelang tengah malam tim penindakan KPK menjalankan tugasnya di Sukamiskin, Bandung. Kami lakukan pengecekan informasi dari masyarakat. Setelah kami kroscek dan ada bukti awal, maka sekitar 6 orang diamankan, termasuk pimpinan lapas dan pihak swasta," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, Sabtu (21/7/2018).



Wakil Ketua KPK Alexander Mawarta mengatakan OTT terkait dugaan Kalapas Sukamiskin menerima suap terkait 'fasilitas' napi dan izin ke luar lapas.

"Kalau di lapas, apalagi modusnya selain izin keluar untuk berobat, mendapatkan tempat lebih baik, fasilitas lebih di ruang sel," kata Alexander.

Mereka yang ditangkap kemudian dibawa ke kantor KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dalam kegiatan ini, KPK juga menyegel sel Fuad Amin dan Tubagus Chaeri Wardana (Wawan). Selain itu, ikut diamankan Fahmi Darmawansyah dan istrinya, Inneke Koesherawati.

Fuad Amin dieksekusi ke Lapas Sukamiskin pada Jumat (29/7/2016) lalu. Eks Bupati Bangkalan itu dieksekusi setelah proses kasasi yang diajukan ke Mahkamah Agung selesai.


Video saat Inneke Koesherawati Ditangkap KPK


Hakim memvonis Fuad penjara 13 tahun dan denda Rp 5 miliar. Hak politik Fuad untuk memilih dan dipilih juga dicabut selama 5 tahun setelah selesai menjalani hukuman penjara. Sebelumnya, PN Tipikor Jakpus menghukum Fuad 8 tahun penjara. Kemudian jaksa KPK mengajukan banding.

Fuad Amin terbukti melakukan korupsi Rp 414,224 miliar. Korupsi itu dilakukan saat Fuad menjadi Bupati Bangkalan periode 2003-2013 dan Ketua DPRD Bangkalan periode 2014-2019. Dari putusan kasasi itu, terungkap bahwa Fuad Amin meminta fee 10 persen APBD yang digunakan setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) selama satu dasawarsa. Adapun fee dari APBD yang diterima SKPD pada 2010-2013 sebesar Rp 182,574 miliar. Alhasil, fee 10 persen selama 10 tahun sebesar Rp 341 miliar.

Sementara itu, Tubagus Chaeri Wardana (Wawan) ditahan di Lapas Sukamiskin sejak 2015. Adik mantan Gubernur Banten Ratu Atut ini divonis 7 tahun penjara atas kasus suap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar untuk mengurus sengketa Pilkada Kabupaten Lebak. Uang itu diberikan untuk memengaruhi keputusan sengketa Pilkada Lebak yang diajukan pasangan calon bupati dan wakil bupati, Amir Hamzah-Kasmin.

Selain itu, Wawan terbukti memberikan hadiah atau janji Rp 7,5 miliar kepada Akil terkait sengketa Pilkada Banten yang dimenangi pasangan Atut-Rano Karno. Uang itu diberikan melalui rekening perusahaan istri Akil, CV Ratu Samagat.

Sedangkan Fahmi Darmawansyah dieksekusi ke Lapas Sukamiskin setelah divonis hakim 2 tahun 8 bulan penjara. Vonis itu diketuk hakim pada 24 Mei 2017.

"Hari ini dilakukan eksekusi terhadap Fahmi Darmawansyah yang telah dijatuhi hukuman pidana penjara 2 tahun 8 bulan dan denda Rp 150 juta subsider 3 bulan berdasarkan putusan Pengadilan Tipikor tanggal 24 Mei 2017," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (31/5/2017).

Suami artis Inneke Koesherawati ini dipindahkan ke Lapas Kelas I Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Sebelumnya, dalam sidang putusan pada Rabu (24/5), Fahmi tidak mengajukan banding dan menganggap ini sebagai ujian.

Majelis hakim menyatakan Fahmi terbukti menyuap pejabat Bakamla untuk memenangkan proyek pengadaan satellite monitoring. Fahmi memberikan uang kepada pejabat Bakamla secara bertahap.

Pejabat Bakamla yang menerima uang adalah Deputi Bidang Informasi Hukum dan Kerja Sama Bakamla Eko Susilo Hadi sebesar SGD 100 ribu, USD 88.500, dan 10 ribu euro; serta Direktur Data dan Informasi pada Deputi Bidang Informasi, Hukum, dan Kerja Sama Bakamla Bambang Udoyo sebesar SGD 105 ribu.
Suami Inneke Koesherawati, Fuad Amin, dan Wawan di Pusaran OTT KPK

(jbr/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed