DetikNews
Jumat 20 Juli 2018, 10:02 WIB

Ma'ruf Amin Bicara Istimewanya Islam Indonesia

Zunita Amalia Putri - detikNews
Maruf Amin Bicara Istimewanya Islam Indonesia Ketua Umum MUI Ma'ruf Amin (Zunita Amalia Putri/detikcom)
Jakarta - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin meminta rakyat Indonesia wajib menjaga keutuhan NKRI berdasarkan kesepakatan melalui Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Kesepakatan tersebut sifatnya mengikat dan harus dipatuhi supaya tidak terjadi perpecahan.

Hal tersebut disampaikan Ma'ruf ketika mengisi tausyiah di acara zikir bersama yang bertemakan 'Doa dan Asa Kejaksaan Untuk Indonesia Membangun Sinergi Menjaga Negeri', yang diselenggarakan di Lapangan Kejaksaan Agung, Jl Sultan Hasannudin, Jakarta Selatan, Jumat (20/7/2018).


"Sebagai bangsa kita bersyukur karena kita punya landasan yang kuat, NKRI ini dibangun berdasarkan kesepakatan, berdasarkan kesepakatan sesama saudara. Pancasila, UUD 1945 itu merupakan kesepakatan-kesepakatan atau mit'ah yaitu kita sebagai bangsa, karena itu negara ini adalah negara kesepakatan," kata Ma'ruf saat memberikan tausyiah dalam zikir bersama.

Dia mengatakan Islam di manapun sama saja, namun Indonesia ada yang sedikit berbeda karena Indonesia ini dilandasi dengan kesepakatan di dalamnya yaitu memiliki ideologi negara Pancasila dan UUD 1945. Ini adalah keistimewaaan Islam yang ada di Indonesia, yang tak ditemui bahkan di Arab Saudi sekalipun.

"Kita beda dengan Arab Saudi, Saudi Islamnya apa saja, kita Islamnya ada kesepakatan, kesepakatan kita yaitu didasarkan melalui pembangunan negara melalui Pancasila dan UUD," kata dia.


Dia pun menjelaskan kesepakatan atau Mit'ah dalam Al-quran benar adanya dan sudah dijelaskan melalui ayat-ayat Quran. Ia menyebut Indonesia rawan terhadap konflik, maka dari itu masyarakat harus mentaati peraturan yang ada di Pancasila dan UUD 1945 demi menjaga keutuhan NKRI.

"Apakah Mit'ah itu ada di Alquran? Ada. Mit'ah itu mengikat dan kita harus memenuhi janji-janji kita. Karena itu negara ini dibangun di atas landasan Mit'ah. Tapi karena negara ini majemuk dan bermacam-macam agamanya, sukunya, maka potensi konfliknya tinggi sekali, karena itu kita harus merawat negara ini salah satunya melalui penguatan dengan ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah yaitu prisnip saudara sesama Islam dan saudara sesama bangsa," tutur Ma'ruf.


Selain itu, dia juga berpesan kepada rakyat Indonesia menjaga keutuhan NKRI dengan memohon rahmat dan berkah dari Allah SWT.

"Ada masalah-masalah yang bisa kita atasi, karena ada masalah yang termasuk ikhtiar artinya ada solusinya. Tapi ada juga masalah-masalah yang di luar kuasa manusia, itu hanya pertolongan Allah yang bisa menyelamatkannya kita. Dan kita saat ini dihadapi isu konflik kebangsaan, kalau kita nggak bisa mengelolanya maka berpotensi terjadinya perpecahan," tuturnya.


(dnu/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed