DetikNews
Kamis 19 Juli 2018, 18:50 WIB

Arteria Pertanyakan OTT KPK di Rumah Mensos: Apa Relevansinya?

Tsarina Maharani - detikNews
Arteria Pertanyakan OTT KPK di Rumah Mensos: Apa Relevansinya? Foto: Anggota Komisi III F-PDIP Arteria Dahlan. (Ari Saputra-detikcom)
Jakarta - Anggota Komisi III F-PDIP Arteria Dahlan mempertanyakan operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang dilakukan di rumah Mensos Idrus Marham. Dia menanyakan relevansi OTT itu.

Hal ini disampaikan Arteria dalam rapat kerja Komisi III dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Dia bertanya kepada Tito, apakah Polri turut dilibatkan dalam tiap kegiatan OTT KPK.

"Saya ingin tanyakan juga, apa relevansinya OTT di dalam rumah menteri. Di dalam kantor KPK kan bisa setelah sampai ke rumah. Itu kan cara yang lebih beradab. Saya ingin tanyakan apakah ada perbantuan Polri pada saat OTT seperti itu," kata Arteria di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (19/7/2018).


Dia mengingatkan janji antara Polri, KPK, dan Kejagung untuk bersinergi dalam memberantas tindak pidana korupsi. Arteria berharap tidak ada lagi tumpang tindih tugas di antara ketiga lembaga ini dalam memberantas korupsi.

"Kedua, kami juga ingin ingatkan lagi, janji penegakan hukum ini kan sudah sepakat Polri, KPK, dan Kejaksaan Agung di hadapan Komisi III DPR RI," sebutnya.


Menurut Arteri, OTT di rumah menteri ini jadi sinyal. Bisa jadi, katanya, OTT juga akan dilakukan di kantor lembaga negara.

"Sekarang ini sudah ada indikasi, mau OTT, nangkap orang di dalam rumah menteri, besok-besok bisa di kantor partai, besok-besok di DPR, besok-besok di Mabes Polri, ini juga harus hati-hati. Ini sinyal Pak, sehingga bagaimana menegakkan hukum dengan aturan penghormatan terhadap lembaga-lembaga yang hadir sebagai penegak hukum," imbuh Arteria.
(tsa/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed