DetikNews
Kamis 19 Juli 2018, 13:52 WIB

SMAN 13 Depok Diduga Melakukan Pungli ke Ortu Siswa Baru

Mei Amelia R - detikNews
SMAN 13 Depok Diduga Melakukan Pungli ke Ortu Siswa Baru Kuitansi permintaan pungutan dari SMAN 13 Depok ke ortu murid/Foto: dok. Istimewa
Jakarta - SMA Negeri 13 Depok diduga meminta pungutan liar (pungli) kepada para orangtua siswa baru. Setiap orang tua siswa diminta membayar uang sebesar Rp 3 juta.

"Iya, diminta Rp 3 juta itu rinciannya sumbangan, uang seragam dan lain-lain deh," kata Emerson Yuntho yang merupakan kerabat dari salah satu ortu siswa SMAN 13 Depok, saat dihubungi detikcom, Kamis (19/7/2018).

Permintaan pembayaran uang tersebut dilakukan secara mendadak pada saat orangtua murid melakukan daftar ulang. Padahal, sebelumnya, pihak sekolah tidak pernah mengumumkan soal uang yang harus disediakan saat daftar ulang tersebut.

"Kebetulan memang famili saya ini ketika daftar ulang dipanggil Sabtu minggu lalu atau kapan tepatnya aku lupa, pas dipanggil tiba-tiba disodorkan uang a,b,c,d totalnya Rp 3 juta," lanjutnya.

Adapun, perincian uang daftar ulang itu yakni seragam Rp 1.350.000, sumbangan Rp 1.000.000, MPIS Rp 200.000, psikotes Rp 200.000 dan SPP Juli Rp 200.000.


Menurut Emerson, tidak hanya kerabatnya yang diminta uang sumbangan tersebut. Hampir seluruh orangtua siswa baru juga diminta uang dengan besaran yang sama.

"Dan itu banyak lho, ada sekitar 200-an," katanya.

Kerabat Emerson juga terpaksa membayar uang tersebut. Menurutnya, kerabatnya khawatir jika uang tersebut tidak dibayar akan berdampak terhadap anaknya di sekolah nantinya.

"Posisi ortu dilematis, mau protes segala macem takut anaknya 'diintimidasi' di sekolah atau dipersulit. Kalau famili saya sih kalau tidak salah baru sepertiganya," lanjutnya.

Emerson melanjutkan, hal ini juga telah dilaporkan ke pihak Ombudsman. Setelah dilakukan investigasi oleh pihak Ombudsman, pihak sekolah akhirnya mengembalikan uang dari para orangtua tersebut.

"Dia (pihak sekolah) menaku keliru kemudian dibalikin lagi. Saya kurang tahu berapa yang dibalikin," tuturnya.




(mei/bpn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed